READ.ID – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Rakyat Liluwo, Kota Gorontalo, mengalami kenaikan pasca Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Berdasarkan pantauan Read.id, pedagang di Pasar Liluwo, Erna Hasan mengungkapkan bahwa hal ini memang sudah biasa terjadi jika di momentum hari raya.
“Habis lebaran itu sempat turun, baru mulai hari Jumat dia so mulai ba tambah,” ungkapnya pada media saat diwawancarai, Minggu (31/05/2026).
Erna menjelaskan cabe rawit atau rica menjadi komoditas dengan harga tertinggi, yakni Rp100 ribu per kilogram. Sementara cabe merah keriting dijual Rp75 ribu per kilogram dan tomat Rp20 ribu per kilogram.
Untuk bawang, harga bawang merah mencapai Rp50 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih Rp36 ribu per kilogram.
Harga sayuran dan rempah-rempah lainnya juga beragam. Wortel dijual Rp18 ribu per kilogram, kentang Rp28 ribu per kilogram, jahe Rp35 ribu per kilogram, kunyit Rp25 ribu per kilogram, dan lengkuas Rp20 ribu per kilogram. Kemiri dijual Rp45 ribu per kilogram.
Sementara itu, harga beras berada di angka Rp13.500 per kilogram. Kacang hijau dijual Rp38 ribu per kilogram, kacang merah Rp45 ribu per kilogram, dan kacang tanah Rp4 ribu per takaran.
Untuk minyak goreng, harga kemasan botol ukuran sedang Rp13 ribu per botol, sedangkan minyak goreng kemasan besar Rp20 ribu per kemasan.
Harga telur ayam saat ini Rp2.500 per butir atau Rp75 ribu per baki. Adapun telur puyuh dijual Rp13 ribu per kemasan.
Erna Hasan mengatakan harga bahan pokok saat ini relatif stabil meski beberapa komoditas masih cukup mahal.
Aktivitas jual beli di Pasar Liluwo juga tetap ramai karena masyarakat masih memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah Iduladha.
Sumber: Pasar Rakyat Liluwo, Kota Gorontalo.












