Tiga Nelayan Asal Maluku Utara Selamat Setelah Hanyut hingga Perairan Gorontalo, Ditpolairud Imbau Warga Tunda Melaut

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID Tiga nelayan asal Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, berhasil diselamatkan setelah hanyut hingga ke perairan Desa Motinelo, Kecamatan Bone Raya, Kabupaten , akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi.

Direktur Polairud Polda Gorontalo, Kombes Pol. Devy Firmansyah, mengatakan ketiga korban ditemukan dalam keadaan selamat oleh nelayan Gorontalo yang sedang mencari ikan tuna.

“Alhamdulillah ketiga nelayan sudah ditemukan. Kemarin kami langsung melakukan pemeriksaan kesehatan dan dari hasil pengecekan sementara, kondisi mereka sehat semuanya,” ujar Devy.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima Direktorat Polairud Polda Gorontalo pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 09.20 Wita, ketiga korban berangkat dari Pulau Taliabu menggunakan perahu menuju Desa Kalumbatan, Kabupatan Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.

Menurut keterangan korban, tujuan perjalanan tersebut untuk mengunjungi keluarga yang sedang sakit. Mereka menempuh perjalanan laut sekitar delapan jam, sebagaimana yang biasa dilakukan sebelumnya.

Namun saat perjalanan pulang, cuaca di laut memburuk. Gelombang tinggi menghantam perahu hingga terbalik. Setelah berhasil membalikkan perahu, mereka mendapati mesin mengalami kerusakan sehingga tidak dapat dihidupkan kembali.

Akibatnya, perahu hanyut terbawa arus laut hingga memasuki perairan Desa Motinelo, Kecamatan Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango.

“Karena cuaca sedang ekstrem, mereka kehilangan arah dan terbawa ombak cukup jauh. Perahu sempat terbalik, mereka berusaha menyelamatkan diri hingga akhirnya hanyut sampai di perairan Gorontalo,” jelas Devy.

Ketiga korban kemudian ditemukan oleh nelayan Gorontalo yang sedang mencari ikan tuna. Penemuan itu segera dilaporkan ke Pos Polairud Marnit Taludaa, sehingga personel Ditpolairud bersama masyarakat melakukan evakuasi.

Setelah dievakuasi, para korban dibawa ke Kantor Pos Polairud Marnit Kota untuk dimintai keterangan sekaligus menjalani pemeriksaan kesehatan.

Saat ini, juga tengah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan aparat terkait untuk proses pemulangan ketiga nelayan ke Kabupaten Pulau Taliabu.

“Besok rencananya mereka akan dipulangkan menggunakan kapal laut. Kami juga sedang mengoordinasikan agar perahu yang mereka gunakan dapat ikut dipulangkan karena itu merupakan kapal pinjaman,” kata Devy.

Dalam proses penanganan tersebut, Ditpolairud Polda Gorontalo turut berkoordinasi dengan personel Polsek Bone Raya, aparat TNI, serta masyarakat nelayan Desa Motinelo.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kepolisian memastikan kejadian tersebut murni merupakan musibah akibat kondisi cuaca buruk. Tidak ditemukan unsur tindak pidana maupun pelanggaran hukum.

Di akhir keterangannya, Devy mengimbau masyarakat pesisir, khususnya para nelayan, untuk sementara waktu tidak melaut selama kondisi cuaca masih buruk.

“Saat ini sedang terjadi angin timur sehingga cuaca sangat tidak bersahabat dan gelombang cukup tinggi. Kami mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, untuk sementara tidak melaut guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60