READ.ID – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Gorontalo menemukan banyak produk kecantikan yang tidak memiliki izin edar.
Kepala BBPOM Gorontalo, Lintang Purba Jaya, mengatakan salah satu distributor utama memasarkan merek Brilian Skin.
Produk-produk ini tidak hanya dijual di Gorontalo, tetapi juga sudah beredar ke luar daerah.
Menurutnya, penjualan produk ilegal ini dilakukan melalui media online. Cara ini membuat produk mudah dijangkau oleh masyarakat tanpa pengawasan yang ketat.
“Marketing yang dilakukan oleh distributor melalui media online sangat masif, menjangkau konsumen di berbagai daerah,” ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (23/04/2026).
BBPOM menilai masalah ini cukup serius dan perlu penanganan bersama. Meskipun pengawasan sudah dilakukan, peredaran produk ilegal masih terus terjadi.
Untuk mengatasi hal ini, BBPOM bekerja sama dengan Bea Cukai dan instansi lain untuk memperketat pengawasan, terutama dari jalur distribusi luar daerah.
Hasil uji laboratorium menunjukkan banyak produk tersebut tidak memenuhi standar keamanan. Beberapa diduga mengandung bahan berbahaya yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Adapun produk yang ditemukan cukup beragam, mulai dari perawatan wajah hingga tubuh. Di antaranya adalah Brilliant Skin Essential Sunscreen Gel Cream (50 gram dan 13 gram), Brilliant Skin Essential Hydroquinone Tretinoin Topical Solution, Brilliant AHA, Rejuvenating Facial Cream, Kojic Acid Soap, Day Whitening Platinum, Serum Pemutih Badan, Toner Badan Kelupas dan Strong, New SP Dosing, serta Tinted Sunscreen.
Selain itu, petugas juga menemukan produk lain yang tidak kalah banyak, seperti Bleaching Glow, Body Wash Whitening, Alpha Arbutin, Body Whitening Platinum, Ginseng Kianpi Pil, Miao Jia Zu Dai Fu Yi Jun Ru Gao, Esther, Diamond Cream, Day Whitening Double Dosis, RDL Whitening Treatment, Brilliant Rejuv Set, hingga berbagai kemasan dan varian sunscreen lainnya.
BBPOM mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membeli produk kecantikan. Pastikan produk yang digunakan sudah terdaftar resmi agar aman bagi kesehatan.












