Berkah PENAS XVII, Belum Mulai, Pedagang Air Isi Ulang di Limboto Kebanjiran Orderan

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID  (PENAS) Petani dan Nelayan ke-XVII di Kecamatan Limboto Kabupaten membawa berkah bagi warga sekitar. Perputaran ekonomi bergeliat kencang meski kegiatan bertaraf nasional itu belum dimulai.

Seperti yang dirasakan oleh Abd. Rahman Baderan, pedagang air isi ulang di Kelurahan Kayubulan yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi acara GOR David – Tonny. Ia menyebut R.O Syabil miliknya kebanjiran orderan air minum.

“Sudah beberapa hari ini kios saya banyak didatangi pelanggan air isi ulang. Mereka bilang bekerja mempersiapkan lokasi acara sekitat 50 orang. Hampir setiap hari mengisi empat galon di sini,” Kata Rahman ketika diwawancarai, Minggu (14/6/2026).

“Mereka enggak mau ngisi air R.O maunya heksagonal. Harganya Rp8.000 per galon dibanding air R.O hanya Rp.5000,” Sambungnya bersemangat.

Rahman menuturkan, kos-kosan di depan rumahnya juga tidak kalah ramai. Ada sekitar 30 pekerja dari pulau Jawa diketahui sedang menginap di lokasi tersebut untuk mempersiapkan PENAS.

“Itu di depan juga pak ada kos Sahrul, sekitar 30 orang yang ngekos. Mereka dari Jawa bekerja di lokasi PENAS,” bebernya.

Hal senada disampaikan Sil Ibrahim, penjual nasi kuning di depan gerbang masuk GOR David-Tonny. Perempuan yang bisa disapa Ma Ino itu mengaku jualannya laris manis selama persiapan PENAS.

“Saya jualan dari jam 7 pak, biasa jual 20 bungkus lama habisnya. Sekarang jual 30 bungkus sebelum jam 8 sudah habis,” Katanya.

Berkah PENAS juga akan dirasakan oleh warga sekitar karena rumah mereka akan dijadikan tempat tinggal bagi ribuan peserta. Panitia mencatat ada 1.037 rumah warga yang siap ditempati. Jumlah itu terbagi di 11 desa dan kelurahan di Kecamatan Limboto dan Telaga Biru.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60