Bantuan UMKM Diantar hingga Malam, Masyarakat Apresiasi Gerak Cepat Pemprov Gorontalo

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo mulai mendistribusikan bantuan bahan produksi kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Gorontalo, Jumat malam (7/8/2026).

Distribusi bantuan langsung diantar ke penerima manfaat sebagai tindak lanjut atas instruksi , kepada DInas Kuperindag agar bantuan yang sebelumnya sempat tertunda segera disalurkan kepada masyarakat.

Penyaluran perdana difokuskan kepada pelaku UMKM di Kelurahan Dulalowo dan Kelurahan Ipilo, Kota Gorontalo. Untuk mempercepat proses distribusi, Dinas Kumperindag mengerahkan dua tim dengan armada kendaraan yang mengantarkan bantuan langsung ke alamat masing-masing penerima.

Kepala Dinas Kumperindag Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka, mengatakan pihaknya telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keterlambatan distribusi. Sesuai komitmen yang disampaikan, penyaluran mulai dilaksanakan pada Jumat dan akan terus berlangsung hingga seluruh bantuan diterima oleh para pelaku UMKM.

“Sebagai tindak lanjut dari penyerahan bantuan UMKM kemarin, kami sudah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat bahwa distribusi akan dimulai pada hari Jumat. Bantuan ini kami antar langsung ke rumah masing-masing penerima,” ujar Fayzal.

Ia menjelaskan, distribusi akan dilakukan secara bertahap selama beberapa hari ke depan. Selain Kota Gorontalo, bantuan juga akan disalurkan ke sejumlah kabupaten di Provinsi Gorontalo.

“Hari Jumat kami sudah mulai bergerak untuk beberapa penerima di wilayah Kota Gorontalo. Hari ini, besok, dan seterusnya kami akan terus mendistribusikan bantuan hingga selesai. Kami berupaya semaksimal mungkin agar bantuan segera sampai kepada seluruh penerima, karena distribusi ini tidak hanya untuk Kota Gorontalo, tetapi juga ke kabupaten lainnya,” jelasnya.

Fayzal menambahkan, keterbatasan armada menjadi tantangan dalam proses distribusi. Namun pihaknya memastikan seluruh penerima manfaat akan memperoleh bantuan sesuai daftar yang telah ditetapkan.

Salah seorang penerima bantuan, Nuraini Karutabe, warga Kelurahan Dulalowo, mengaku bersyukur bantuan tersebut akhirnya diterima. Ia menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Gorontalo, Dinas Kumperindag, serta seluruh pihak yang telah membantu proses penyaluran.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur Gorontalo, Dinas Kumperindag, dan semua pihak yang telah menyalurkan bantuan ini kepada kami. Kalau saya ba warung, Insyaalah bantuan ini kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha agar bisa lebih maju,” ujar Nuraini.

Sementara Penerima bantuan lainnya, Yusnita Akurama mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo bergerak cepat agar bantuan UMKM ini dapat tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran.

“Kalau saya penjual nasi kuning, dengan bantuan ini bisa menambah modal saya. Terima kasih bapak gubernur, kepala dinas perdagangan dan jajarannya, meski malam hari telah menyalurkan bantuan ini,” tutur Yusnita.

Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap bantuan bahan produksi tersebut dapat meningkatkan kapasitas usaha para pelaku UMKM, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta memperkuat sektor usaha mikro sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.

Seperti diketahui, sebanyak 395 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Gorontalo menerima bantuan bahan produksi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov).

Gorontalo Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dan DPRD Provinsi Gorontalo melalui penyaluran aspirasi masyarakat.

Seluruh bantuan yang didistribusikan berupa bahan produksi yang disesuaikan dengan proposal usaha yang telah diajukan serta hasil verifikasi di lapangan. Jenis bantuannya sangat beragam. Pelaku usaha rumah makan mendapatkan beras dan mi instan, pemilik kios memperoleh bahan sesuai kebutuhannya, sedangkan pelaku usaha pembuatan kue menerima tepung terigu, gula, dan bahan baku lainnya. Semua disesuaikan dengan jenis usaha masing-masing.

Sementara beras yang dibagikan kepada pelaku usaha merupakan beras lokal yang disediakan oleh pihak penyedia, bukan berasal dari Perum Bulog. Untuk penyaluran bantuan kepada pelaku UMKM di Kota Gorontalo, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp982 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Gorontalo.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60