Dituduh Jual Buku ke Mahasiswa, Dosen FEB UNG Beri Klarifikasi

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Menanggapi tuduhan yang beredar di salah satu media online terkait dugaan jual beli buku kepada mahasiswa, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (), Dr. Melizubaida Mahmud, S.Pd., M.Si., akhirnya angkat bicara.

Melalui rilis resminya, ia menegaskan bahwa kabar tersebut merupakan disinformasi yang merugikan reputasi profesionalnya serta mencoreng nama baik institusi. (6/5)

u ini berawal dari pemberitaan yang mendesak Ketua Jurusan Pendidikan Ekonomi FEB UNG untuk mengambil tindakan atas dugaan komersialisasi buku. Namun, Melizubaida secara tegas membantah narasi tersebut dan meluruskan fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan.

​Ia menjelaskan bahwa buku berjudul “Stenografi di Perguruan Tinggi” yang dipersoalkan merupakan buku ajar resmi ber-ISBN yang ia susun sendiri. Langkah ini diambil karena minimnya literatur stenografi modern di pasaran umum, sementara mata kuliah ini membutuhkan latihan intensif menggunakan simbol-simbol khusus.

​Melizubaida menegaskan, tidak ada paksaan maupun arahan agar mahasiswa membeli buku fisik tersebut. Sebagai pemegang hak cipta, ia justru memberikan izin resmi kepada mahasiswa untuk menggandakan atau memfotokopi buku ajar itu secara mandiri.

​“Pemberian izin ini didasari niat agar mahasiswa dapat mempraktikkan materi stenografi dengan baik, sekaligus melindungi mereka dari tuntutan hukum terkait penyalahgunaan hak cipta,” jelasnya.

​Ia juga menambahkan bahwa buku fisik memang disediakan bagi yang membutuhkan, tetapi sifatnya opsional. Soal lembar latihan dalam buku yang dikerjakan mahasiswa, Melizubaida menyebut hal itu sebagai bagian dari evaluasi akademik yang lazim. Penilaian berlaku sama rata, baik bagi mahasiswa yang memegang buku asli maupun hasil fotokopi.

​Melalui rilis ini, Melizubaida berharap publik dan media dapat mencermati informasi secara berimbang berdasarkan fakta objektif, serta tidak lagi menyebarkan narasi yang menyesatkan masyarakat.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60