READ.ID — Wacana penguatan kepemimpinan di sektor kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara mulai mengemuka. Sosok Dekson Mopili, S.KM, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan, dinilai memiliki kapasitas lebih dari sekadar birokrat administratif.
Aktivis kesehatan, Indra Rohandi Parinding, menilai bahwa karakter kepemimpinan Dekson tidak terbentuk dari rutinitas kerja di balik meja semata, melainkan dari pengalaman lapangan yang panjang dan konsisten. Ia menyebut, pendekatan kerja berbasis tim menjadi salah satu kekuatan utama yang dimiliki Dekson dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang efektif.
“Dekson Mopili adalah figur pekerja keras dengan pengalaman yang teruji. Ia pernah memimpin sejumlah puskesmas sebelum dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan. Pola kerja kolektif yang ia bangun menjadi fondasi penting dalam mendorong kemajuan sektor kesehatan di Gorontalo Utara,” ujar Indra.
Menurutnya, rekam jejak tersebut menjadi indikator kuat bahwa Dekson layak diberi ruang lebih luas dalam memimpin institusi kesehatan, khususnya pada sektor pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Indra bahkan menilai, jika diberikan amanah penuh dalam posisi strategis, Dekson berpotensi membawa perubahan signifikan, baik dari sisi kualitas layanan, ketersediaan fasilitas kesehatan yang memadai, hingga peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan.
“Potensinya tidak diragukan. Ia memiliki visi yang jelas dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan, termasuk memastikan fasilitas yang sesuai kebutuhan masyarakat serta memperhatikan kesejahteraan para tenaga kesehatan,” tegasnya.
Lebih jauh, ia berharap kepemimpinan yang kuat dan berorientasi pelayanan dapat menjadi kunci dalam mewujudkan sektor kesehatan sebagai salah satu ikon pembangunan daerah. Hal ini, kata dia, sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan berkeadilan.
Dorongan terhadap figur Dekson Mopili mencerminkan harapan publik akan hadirnya kepemimpinan yang tidak hanya administratif, tetapi juga progresif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di sektor kesehatan.









