Gubernur Jatim Harap Kota Blitar Jadi Kawah Candradimuka Para Pemimpin

Pemimpin Kota Blitar

READ. ID BLITAR – DPRD Kota Blitar menggelar rapat paripurna serah terima jabatan (sertijab) Wali Kota Blitar Santoso dan Wakil Wali Kota Blitar Tjutjuk Sunario, Rabu (3/3/2021).

Serah terima jabatan itu dilakukan dari Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Blitar Hermansyah Permadi kepada Santoso, Wali Kota Blitar. Sertijab itu dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Seusai serah terima jabatan, Wali Kota Santoso menyampaikan berbagai program yang akan dilakukannya ke depan.

Saat itu, dia awali dengan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Blitar yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya.

Terutama dalam mengemban amanah meneruskan kepemimpinan di Kota Blitar dan menjalankan roda pemerintahan serta pembangunan Blitar sampai dengan tahun 2024.

“Seperti janji kita mengenai anggaran 50 sampai 100 juta untuk RT/RW, bagaimana anggaran tersebut bisa di realisasi, oleh karena itu sudah saya sampaikan kepada seluruh OPD, bagaimana menyusun jumlah regulasi juklak juknis ini” tegasnya

Terkait RPJMD, ia mengatakan sedang dalam tahap dimatangkan. Nantinya bersama badan perencanaan pembangunan daerah (BAPPEDA) dalam waktu dekat akan uji publik BPJMD kepada seluruh masyarakat dan seluruh OPD.

Santoso juga menjelaskan program-program pembangunan pro wong cilik yang telah dirintis oleh pendahulunya. Itu semua akan terus dilanjutkan bahkan ditingkatkan.

Pelaksanaannya tentunya akan diselaraskan dengan visi visi. Presiden Joko Widodo dan sejalan dengan visi Gubernur Jawa timur.

Oleh karena itu, dia memastikan bahwa pembangunan sebuah kota harus dilakukan secara sinergis dan berkelanjutan.

Kemudian perencanaannya juga harus diselaraskan pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) Kota Blitar,

Ditemui usai sertijab, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, mengapresiasi program Blitar Keren yang diusung oleh Santoso-Tjutjuk, Karena sangat milenial dan bisa membantu pemulihan ekonomi nasional (PEN) .

“Faktor geopolitik di Kota Blitar sangat luar biasa. Dengan adanya makam proklamator, saya harapkan bisa menjadi kawah candradimukanya para pemimpin pemimpin diseluruh negeri ini. Sehingga proses kepemimpinan tidak lagi membahas wawasan kebangsaan, tidak lagi cerita tentang nasionalisme dan seiring dengan NKRI.” pungkasnya

(Adv/Hms/Didik)

Baca berita kami lainnya di

Exit mobile version