READ.ID — Pemerintah Kota Kotamobagu mengungkapkan Indeks Pembangunan Manusia daerah tersebut telah mencapai angka 77,49. Capaian itu disampaikan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD 2027 dan disebut sebagai indikator meningkatnya kualitas hidup masyarakat.
Angka tersebut menunjukkan adanya perbaikan di sejumlah sektor dasar, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga daya beli masyarakat.
Kepala Bappelitbangda Kota Kotamobagu, Teddy Makalalag, mengatakan peningkatan IPM menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi semata.
Menurutnya, pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah juga diarahkan pada penguatan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Teddy menilai tren peningkatan IPM menunjukkan bahwa berbagai kebijakan pembangunan yang dijalankan mulai memberikan hasil positif bagi masyarakat.
Ia juga menyebut peningkatan kualitas hidup tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjalankan berbagai program pembangunan.
Meski demikian, Teddy mengingatkan bahwa tantangan ke depan bukan hanya mempertahankan tren kenaikan IPM, tetapi juga memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.
Menurutnya, pemerataan pembangunan harus dilakukan melalui perencanaan yang berbasis data dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan hingga ke tingkat bawah.
Pemerintah Kota Kotamobagu juga menegaskan akan terus memperkuat program pembangunan di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat guna mendorong peningkatan IPM secara berkelanjutan.
Capaian ini menjadi salah satu indikator bahwa arah pembangunan daerah mulai menunjukkan hasil positif sekaligus menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan ke depan.




