Kawal Aspirasi Buruh, Polisi Pastikan Aksi May Day di Gorontalo Berjalan Kondusif

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Peringatan Internasional atau May Day di Provinsi diwarnai dengan aksi damai oleh massa dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Jumat (01/05/2026).

Aksi yang dimulai dari kawasan Kantor RRI hingga menuju Kantor Gubernur dan DPRD Provinsi Gorontalo tersebut berjalan aman dan tertib di bawah pengawalan ketat namun humanis dari personel dan Polres jajaran.

Kepolisian telah menyiagakan personel di berbagai titik strategis sejak pagi hari untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif selama massa menyuarakan aspirasinya.

Selain melakukan penjagaan di titik aksi, petugas kepolisian juga disebar di sepanjang rute unjuk rasa untuk mengatur arus lalu lintas, sehingga aktivitas harian masyarakat Gorontalo tetap berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti.

Dalam momentum tahunan ini, massa FSPMI membawa sejumlah tuntutan krusial, mulai dari desakan pengesahan regulasi ketenagakerjaan yang pro-pekerja hingga penolakan tegas terhadap sistem outsourcing dan kebijakan upah murah.

Selain isu nasional, massa juga menuntut optimalisasi jaminan sosial melalui BPJS serta mendesak Pemerintah Daerah segera merealisasikan pembentukan Satgas Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di wilayah Gorontalo.

Selama jalannya orasi, petugas di lapangan melakukan pengamanan melekat dan menjalin koordinasi intensif dengan koordinator lapangan guna mencegah terjadinya tindakan anarkis.

Suasana dialogis tampak menonjol saat perwakilan buruh diterima oleh pihak terkait, yang mencerminkan adanya komitmen bersama antara massa aksi dan aparat keamanan untuk menjaga stabilitas daerah di hari bersejarah bagi para pekerja tersebut.

Kabid Humas Polda Gorontalo memberikan apresiasi tinggi kepada para peserta aksi yang telah menyampaikan aspirasi mereka dengan cara-cara yang santun dan damai.

Pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Gorontalo Kota, Kombes Pol. Suryono, ini akan terus berlanjut hingga titik akhir massa di simpang lima perbatasan kota, guna menjamin seluruh rangkaian kegiatan berakhir dengan situasi yang tetap aman dan kondusif.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60