READ.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo mengerahkan pengamanan maksimal guna mengawal jalannya peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada Jumat (01/05/2026).
Langkah ini diambil sebagai bentuk kesiapan penuh aparat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah hukum Provinsi Gorontalo selama aksi penyampaian aspirasi berlangsung.
Dalam operasi pengamanan ini, sebanyak 1.720 personel gabungan dari Polda hingga tingkat Polsek disiagakan di berbagai titik strategis. Fokus penjagaan diarahkan pada lokasi-lokasi vital yang berpotensi menjadi pusat konsentrasi massa, seperti kantor pemerintahan, kawasan publik, serta jalur-jalur protokol guna memastikan mobilitas masyarakat umum tidak terganggu oleh jalannya unjuk rasa.
Kepala Biro Operasi Polda Gorontalo, Kombes Pol Pramono Jati, menegaskan pentingnya profesionalisme bagi seluruh anggota yang bertugas di lapangan.
Dalam arahannya, ia menginstruksikan agar seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam menghadapi massa aksi, sehingga penyampaian aspirasi buruh dapat berjalan secara damai tanpa ada gesekan yang merugikan.
Selain pengerahan pasukan, Polda Gorontalo juga memperkuat koordinasi lintas satuan dan bersinergi dengan instansi terkait untuk mempercepat respons terhadap dinamika di lapangan. Pengamanan tidak hanya berfokus pada pengendalian massa aksi semata, tetapi juga mencakup upaya preventif untuk mencegah adanya oknum yang mencoba memanfaatkan situasi demi mengganggu situasi kamtibmas di Gorontalo.
Terakhir, pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh elemen buruh dan masyarakat agar melakukan aksi secara tertib dan mematuhi aturan hukum yang berlaku.
Dengan adanya kesiapan personel dan kerja sama yang baik dari para peserta aksi, diharapkan seluruh rangkaian perayaan Hari Buruh di Gorontalo dapat berlangsung aman, tertib, dan tetap kondusif hingga akhir kegiatan.












