READ.ID – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Gorontalo menyoroti keterbatasan sarana pemadam kebakaran saat membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kota Gorontalo Tahun 2025.
Dalam rapat tersebut, terungkap sejumlah armada dalam kondisi rusak serta dukungan infrastruktur yang belum memadai untuk menunjang penanganan kebakaran secara cepat.
Ketua Pansus, Herman Haluti, menyampaikan bahwa kondisi ini menjadi perhatian serius dalam pembahasan.
“Memang sarana dan prasarana pemadaman kebakaran masih minim, dan ada beberapa armada yang kondisinya rusak,” kata Herman, Senin (13/4/2026).
Atas temuan itu, Pansus merekomendasikan perbaikan kendaraan yang rusak serta pengadaan armada baru, terutama yang mendukung suplai air.
Selain itu, penambahan hydrant juga menjadi usulan penting. Pansus mendorong agar setiap kecamatan memiliki minimal satu titik hydrant guna memudahkan akses air saat terjadi kebakaran.
Langkah itu dinilai penting untuk mempercepat respons petugas di lapangan sekaligus mencegah meluasnya kebakaran akibat keterlambatan penanganan.
Melalui rekomendasi – rekomendasi tersebut, DPRD berharap penanganan kebakaran di Kota Gorontalo dapat berlangsung lebih cepat dan efektif, sehingga risiko meluasnya kebakaran dapat diminimalisir.











