READ.ID – Plt. Lurah Sinindian, Zulfahmi Paputungan, SE, yang akrab disapa Zumi, mengajak seluruh warganya untuk bersama-sama membangun ekonomi lokal melalui wadah Koperasi Desa/kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Zumi menyampaikan bahwa kehadiran koperasi ini merupakan peluang emas bagi warga untuk mewujudkan kemandirian ekonomi, sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
“Mari kita semua peduli dan ikut serta dalam mensukseskan Koperasi Desa/kelurahan Merah Putih ini. Ini adalah langkah nyata dari Asta Cita Presiden untuk memperkuat ekonomi kita semua dari tingkat bawah,” ajak Zumi dengan hangat.
Pernyataan tersebut diiyakan oleh Tenaga Ahli Koperasi Merah Putih, Mulyadi Mokodompit. Ia menegaskan bahwa pendampingan teknis akan terus diberikan agar koperasi ini berjalan profesional dan transparan sejak tahap perekrutan.
Dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang digelar di Kelurahan Sinindian, Ketua KDKMP Sinindian, Ibu Sri Carundeng Samad, menuturkan bahwa koperasi kini tengah melangkah ke tahapan yang lebih serius.
“Setelah tahun lalu kami fokus membentuk kepengurusan, saat ini kami sudah dalam tahap persiapan untuk penyediaan lahan,” ungkap Sri di hadapan para anggota.
Untuk memudahkan warga bergabung, Zumi menjelaskan bahwa pendaftaran anggota sangat fleksibel bagi siapa saja yang ingin berkontribusi. Warga diajak untuk mendaftar secara mandiri melalui internet jika ingin proses yang cepat dan praktis.
Bagi warga yang ingin bertanya lebih dalam atau membutuhkan panduan, Lurah sinindian menyarankan untuk tidak ragu berdiskusi dengan perangkat lingkungan.
“Ayo, pendaftarannya sangat mudah, bisa lewat internet masing-masing. Tapi kalau mau lebih informasi terbaru, silakan konsultasi langsung dengan Ketua RT atau RW atau bisa juga dengan pengurus hingga lurah,” ujar dirinya yang juga sebagai Ketua Pengawas.
Ke depan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Sinindian akan mulai fokus merekrut anggota baru dan memperkenalkan berbagai program pemberdayaan kepada masyarakat, salah satunya penyediaan bahan kebutuhan masyarakat yang jauh lebih murah. (*)











