READ.ID – Polda Gorontalo menunjukkan komitmen sosial dan kepedulian yang tinggi terhadap sesama menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi. Melalui semangat kebersamaan dan nilai-nilai kemanusiaan, Polda Gorontalo menjalin kedekatan dengan masyarakat melalui rencana pelaksanaan ibadah kurban secara khidmat.
Kegiatan ini menjadi sarana diplomasi kemanusiaan untuk mempererat tali silaturahmi antara institusi kepolisian dengan berbagai elemen masyarakat. Pada perayaan Idul Adha tahun ini, Polda Gorontalo menjadwalkan penyembelihan hewan kurban sebanyak 25 ekor. Secara rinci, hewan kurban tersebut terdiri dari 19 ekor sapi dan 6 ekor kambing.
Seluruh hewan kurban ini dipastikan telah melalui pemeriksaan kesehatan yang ketat untuk menjamin kelayakan konsumsi dan kesesuaian dengan syariat Islam. Ibadah kurban tahun ini dilaksanakan dengan mengusung tema mulia, yaitu “Idul Adha Meningkatkan Iman, Takwa, Rela Berkorban, dan Kepedulian Sosial Personel Polri”.
Tema ini menjadi landasan moral bagi seluruh jajaran dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Desmont Harjendro, S.I.K., M.T., menegaskan bahwa esensi dari ibadah kurban ini adalah manifestasi nyata dari nilai spiritual yang tertuang dalam tema tersebut.
_”Kegiatan kurban ini bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan, melainkan momentum penting untuk mengimplementasikan tema Idul Adha tahun ini. Melalui ibadah ini, kita berupaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus memupuk semangat rela berkorban serta kepedulian sosial di dalam diri setiap personel Polri,”_ ujar Kombes Pol. Desmont Harjendro.
Kombes Pol. Desmont menambahkan bahwa dengan nilai-nilai kepedulian sosial yang kuat, kemitraan strategis antara Polri dan warga sipil di wilayah hukum Gorontalo akan semakin kokoh. Sebagai wujud nyata kepedulian sosial tersebut, Polda Gorontalo telah merancang sistem distribusi yang inklusif, merata, dan tepat sasaran.
Hasil pemotongan daging kurban tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga merangkul kelompok-kelompok khusus di internal maupun eksternal institusi, meliputi Panti Asuhan, Masjid-Masjid, Pekerja Harian Lepas (PHL) Polda Gorontalo. Mualaf yang ada di Satuan Kerja Polda, Warakawuri, Pekerja Kantin serta Masyarakat Sekitar.
Lebih lanjut, Kabid Humas menambahkan bahwa proses penyaluran akan dikawal langsung untuk memastikan seluruh paket daging sampai kepada yang berhak tanpa menimbulkan kerumunan.
_”Kami telah menginstruksikan panitia agar proses distribusi dilakukan secara tertib dan berkoordinasi dengan pengurus lingkungan setempat. Langkah ini kami ambil demi menjaga ketertiban, kenyamanan, serta memastikan bahwa amanah kurban ini benar-benar tepat sasaran sebagai wujud nyata dari keikhlasan dan pengorbanan personel,”_ pungkasnya.
Langkah ini merefleksikan transformasi Polri yang presisi, humanis, dan hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, melainkan juga sebagai pelindung dan mitra sosial. Pihak Polda Gorontalo berharap esensi ibadah kurban ini dapat meningkatkan rasa syukur serta memperkokoh persatuan demi terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif di Bumi Serambi Madinah.












