READ.ID – Kontingen Kalimantan Barat (Kalbar) ikut meramaikan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo dengan membawa berbagai produk khas daerah.
Di stan Kalbar, pengunjung bisa menemukan banyak produk, seperti herbal bajakah, kopi, madu, olahan pisang, teh kratom, sirup jeruk, amplang, hingga berbagai produk jamu tradisional.
Salah satu perwakilan penjaga stan Kalbar, Siti Nur Aisyah, mengatakan beberapa produk mereka mendapat banyak perhatian dari pengunjung sejak hari pertama pameran dibuka.
Menurutnya, produk yang paling laris adalah amplang, bajakah, dan minyak urut Dayak. Bahkan beberapa produk tersebut sudah habis terjual karena banyak dibeli pengunjung.
“Yang sudah habis itu amplang,” ujar Siti saat diwawancarai media
Ia menjelaskan, amplang merupakan makanan ringan khas Kalimantan Barat yang dibuat dari ikan tenggiri. Makanan ini memiliki rasa gurih dan bentuknya mirip kerupuk.
Selain mempromosikan produk unggulan daerah, kehadiran kontingen Kalbar di PENAS XVII juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan UMKM lokal kepada peserta yang datang dari seluruh Indonesia.
Stan Kalbar sendiri buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WITA selama pelaksanaan PENAS XVII berlangsung.
Lebih lanjut, Siti juga mengaku senang berada di Gorontalo. Menurutnya, masyarakat Gorontalo sangat ramah dan baik kepada para tamu. Ia bahkan merasa terbantu saat berkeliling menggunakan bentor karena para pengemudinya dengan senang hati menunjukkan lokasi yang ingin mereka tuju.












