Deisy Sandra Datau Minta Pemerintah Tingkatkan Infrastruktur Pengolahan Pasca Panen

Desy Sandra Datau

READ.ID – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Deisy Sandra Datau, mengatakan, selama ini, banyak petani mengeluh karena kualitas beras yang dihasilkan kurang diminati dipasaran akibat kondisi beras kurang bagus.

Pemerintah daerah pun diminta dapat mengalokasikan anggaran khusus untuk meningkatkan infrastruktur pengolahan pasca panen agar kualitas beras petani di Gorontalo Utara mampu bersaing.

“Petani harus dibantu dengan alat berteknologi tinggi dalam pengolahan pascapanen agar produksi beras di daerah itu tidak hanya mampu mencapai surplus namun harus laku dipasaran,” kata Deisy, Rabu (31/3/2021).

Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan setempat, tingkat ketersediaan beras Kabupaten Gorontalo Utara itu mampu mencapai surplus sebesar 22.617 ton. Sedangkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menyebut, berdasarkan jumlah penduduk sebanyak 126.834 jiwa, surplus beras mencapai 21.612 ton.

Maka kata Deisy, upaya yang tepat dilakukan oleh pemerintah ialah menyentuh para petani dengan menyiapkan infrastruktur penunjang.

“Seperti mesin penjemuran dan penggilingan berteknologi tinggi, agar beras yang dihasilkan dapat sesuai dengan permintaan pasar. Terutama wilayah kecamatan Biau dan Tolinggula sebagai rumah produksi beras harus mendapatkan sentuhan bantuan,” terang Deisy.

Deisy menambahkan, selain peningkatan kualitas beras, pemerintah Gorontalo Utara harus fokus pada target perluasan areal persawahan agar tingkat priduktifitas beras meningkat.

“Dengan begitu petani tidak hanya didorong semakin produktif, tetapi juga menikmati keuntungan yang menyejahterakan. Surplus beras diharapkan dapat berdampak pada taraf ekonomi para petani,” tandasnya.

(Tutun/Read)