Dolar Naik Gila-gilaan, Rupiah Cetak Level Terlemah Sepanjang Masa

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah pada perdagangan. Hingga pukul 11.30 WIB, rupiah berada di posisi Rp18.040 per dolar AS pada Kamis (04/06/2026).

Dilansir dari CNN Indonesia, angka tersebut menunjukkan rupiah melemah 0,56 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya. Sejak pagi, tekanan terhadap rupiah sudah terlihat saat dibuka di level Rp17.960 per dolar AS.

Pada pukul 09.11 WIB, rupiah bahkan sudah menembus angka Rp18.000 per dolar AS dan berada di posisi Rp18.015 per dolar AS. Pelemahan terus berlanjut hingga siang hari.

Dengan posisi Rp18.040 per dolar AS, rupiah kembali mencatat nilai terlemah sepanjang sejarah terhadap dolar AS. Sebelumnya.

Melemahnya rupiah berarti masyarakat dan pelaku usaha harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk membeli barang dari luar negeri. Sebab, harga dolar yang semakin mahal membuat biaya impor ikut naik.

Kondisi ini bisa berdampak pada kenaikan harga sejumlah barang impor, seperti elektronik, obat-obatan, dan bahan baku industri. Jika berlangsung lama, harga barang di pasaran juga berpotensi ikut naik.

Perusahaan yang memiliki utang dalam dolar AS juga akan terbebani karena harus menyiapkan lebih banyak rupiah untuk membayar kewajibannya.

Di sisi lain, pelemahan rupiah bisa menguntungkan eksportir karena pendapatan dalam dolar akan lebih besar saat ditukar ke rupiah.

Namun secara umum, melemahnya rupiah tetap perlu diwaspadai karena dapat memengaruhi harga barang dan daya beli masyarakat.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60