READ.ID – Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Eduart Wolok, menunjukkan komitmennya sebagai pimpinan yang responsif.
Menanggapi aspirasi dari Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Rektor Eduart langsung turun lapangan melakukan mediasi dan diskusi terbuka bersama mahasiswa guna menyelesaikan sejumlah persoalan fasilitas akademik.
Dalam mediasi yang berlangsung tersebut, Rektor Eduart mendengarkan langsung poin-poin yang menjadi harapan mahasiswa, mulai dari pembenahan fasilitas perkuliahan di Gedung Kuliah Bersama (GB) hingga kejelasan status sekretariat Ormawa.
Rektor Eduart menegaskan bahwa pihak universitas berkomitmen penuh untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa dan memastikan kenyamanan dalam berorganisasi di lingkungan kampus.
“Semua permasalahan tentang fasilitas perkuliahan ini akan kami realisasikan pembenahannya secara bertahap. Mengenai ruang gerak organisasi, pada dasarnya pihak rektorat tidak pernah membatasi, apalagi menutup sekretariat Ormawa. Itu adalah hak fasilitas kalian sebagai mahasiswa yang harus tetap berjalan,” ujar Prof. Eduart Wolok di hadapan para mahasiswa, (19/05/2026).
Mengenai keluhan hilangnya beberapa fasilitas Ormawa seperti sound system dan printer saat pengosongan wilayah sekretariat sebelumnya, Rektor Eduart bergerak cepat dengan meminta mahasiswa segera membuat surat kehilangan resmi. Pihak universitas berkomitmen penuh untuk bertanggung jawab dan mengganti barang-barang yang hilang tersebut agar roda organisasi kembali berjalan normal.
Tidak butuh waktu lama, Rektor Eduart juga langsung meninjau Gedung Belajar Bersama FIS untuk melihat kondisi ruang kelas yang kekurangan meja dan kursi. Rektor menargetkan pemenuhan fasilitas penunjang belajar mengajar ini akan rampung dalam beberapa minggu ke depan.
Langkah taktis dan solutif dari Rektor UNG ini dinilai mahasiswa sebagai bentuk tanggung jawab tinggi institusi dalam menjaga kenyamanan iklim akademik di kampus kerakyatan tersebut.












