READ.ID – Pemerintah Kota Gorontalo menargetkan pembangunan kantor wali kota baru mulai direalisasikan pada 23 Januari 2027. Saat ini, pemerintah daerah tengah mematangkan dokumen perencanaan pembangunan sebagai bagian dari persiapan proyek tersebut.
Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea mengatakan, pembangunan kantor wali kota baru saat ini memasuki tahap penyusunan detail engineering design (DED). Dokumen tersebut ditargetkan selesai pada November 2026.
“DED pembangunan kantor baru insyaallah November sudah selesai,” kata Adhan dalam sambutannya pada rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Kota Gorontalo Tahun Anggaran 2026 di DPRD Kota Gorontalo, Rabu (9/9/2026).
Setelah dokumen DED rampung, pemerintah daerah menargetkan peletakan batu pertama pembangunan kantor wali kota baru dilakukan bertepatan dengan Hari Patriotik 23 Januari.
Adhan menyebut, pengerjaan fisik gedung tersebut diproyeksikan berlangsung selama dua tahun. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, kantor wali kota baru ditargetkan dapat diresmikan pada Februari 2029.
Menurut Adhan, rencana pembangunan tersebut juga mendapat dukungan dari sektor perbankan. Bank Tabungan Negara (BTN), yang disebut sebagai bank RKUD, akan mendukung pembiayaan pembangunan melalui skema pinjaman.
“Pembiayaan ini kita akan rancang pada anggaran perubahan tahun ini,” ujarnya.
Karena itu, Adhan meminta dukungan DPRD Kota Gorontalo agar seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Oleh sebab itu, saya butuhkan dukungan dari anggota dewan semua. Ini adalah target saya,” kata dia.
Adhan berharap pembangunan kantor wali kota baru dapat menjadi salah satu peninggalan terbaik selama dirinya memimpin Pemerintah Kota Gorontalo.
“Saya berharap ketika saya meninggalkan pemerintahan di tahun 2030, saya meninggalkan hal yang terbaik untuk Pemda Kota Gorontalo,” tutupnya.











