Polri Bersama Tim Gabungan Tuntaskan Pencarian Korban Tenggelam

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Peran aktif anggota Polri bersama instansi terkait kembali terlihat dalam operasi kemanusiaan pencarian korban hanyut di Sungai Bone, Kecamatan Sipatana, Kota . Pada Sabtu, 18 April 2026, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban kedua sekaligus menutup secara resmi seluruh rangkaian operasi pencarian.

Operasi yang melibatkan personel dari berbagai unsur, khususnya jajaran , menunjukkan sinergitas dan dedikasi tinggi dalam upaya penyelamatan serta evakuasi korban. Korban kedua atas nama Alindra Elmira Ramadhan (10 tahun) ditemukan pada pukul 16.05 WITA di sekitar perairan Tombulobutao dalam kondisi meninggal dunia (MD).

Sebelumnya, korban pertama Muh. Nazril Pakaya (10 tahun) telah ditemukan pada hari pertama, Jumat (17 April 2026) pukul 21.00 WITA di sekitar Jembatan Telaga.

Di hari kedua pencarian, sejak pukul 13.00 WITA, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Polri, Basarnas, BPBD, dan unsur lainnya melanjutkan penyisiran sungai ke arah Jembatan Potanga. Upaya ini akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya korban kedua. Pada pukul 16.20 WITA, operasi resmi dinyatakan selesai dan ditutup setelah seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi.

Keterlibatan anggota Polri dalam operasi ini sangat signifikan, khususnya dari Unit Pammat Dit Samapta Polda Gorontalo, Satbrimob, serta Dit Polairud yang turut berperan aktif dalam proses pencarian di medan yang cukup menantang. Selain itu, dukungan dari Basarnas, BPBD Kota Gorontalo, IEA Gorontalo, Polsek Kota Utara, serta aparat desa setempat turut memperkuat pelaksanaan operasi di lapangan.

Dalam pelaksanaan tugas, Unit Pammat Dit Samapta Polda Gorontalo mengerahkan berbagai sarana dan peralatan, antara lain kendaraan operasional R4 Double Cabin, perahu karet, drone, serta alat komunikasi Handy Talky (HT) dan perlengkapan SAR air lainnya.

Meski menghadapi sejumlah kendala seperti kondisi air sungai yang keruh, banyaknya material bebatuan, serta cuaca hujan, seluruh personel tetap menunjukkan profesionalisme dan semangat kemanusiaan hingga operasi berhasil diselesaikan.

Situasi akhir di lokasi terpantau aman dan kondusif. Seluruh personel yang terlibat, khususnya anggota Polri, kembali ke kesatuan dalam keadaan lengkap dan sehat.

Keberhasilan operasi ini menjadi bukti nyata soliditas dan sinergi antara Polri dan instansi terkait dalam menjalankan tugas kemanusiaan, sekaligus bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60