Sampah Menumpuk di Pasar 23 Maret, DLH Kotamobagu Soroti Rendahnya Disiplin Warga

Sampah Menumpuk di Pasar 23 Maret, DLH Kotamobagu Soroti Rendahnya Disiplin Warga
Sampah Menumpuk di Pasar 23 Maret, DLH Kotamobagu Soroti Rendahnya Disiplin Warga (Foto: DLH Kotamobagu)
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Sampah Menumpuk di Pasar 23 Maret, DLH Kotamobagu Soroti Rendahnya Disiplin Warga
Sampah Menumpuk di Pasar 23 Maret, Soroti Rendahnya Disiplin Warga (Foto: DLH Kotamobagu)

READ.ID — Tumpukan sampah yang kembali terlihat di sejumlah titik di kawasan Pasar 23 Maret menjadi perhatian serius Dinas Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu. Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena dinilai mengganggu kenyamanan, akses kendaraan, serta aktivitas jual beli di pasar tradisional tersebut.

Dari pantauan di lapangan, sampah terlihat menumpuk di area pintu masuk pasar hingga sisi bangunan dekat fasilitas perbankan. Padahal, lokasi-lokasi tersebut bukan merupakan titik resmi pembuangan sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu, Erwin Pasambuna, mengatakan persoalan tersebut tidak semata-mata disebabkan keterbatasan pengangkutan sampah, tetapi juga rendahnya kesadaran sebagian pedagang dan pengunjung pasar.

Menurutnya, area pintu masuk pasar sejatinya diperuntukkan sebagai lahan parkir kendaraan bermotor, bukan tempat membuang sampah. Begitu pula sisi bangunan di dekat fasilitas perbankan yang sering dijadikan lokasi pembuangan liar.

Erwin menegaskan bahwa petugas kebersihan telah berupaya maksimal melakukan pengangkutan sampah setiap hari. Namun, jika masyarakat tetap membuang sampah di lokasi yang tidak semestinya, proses penanganan menjadi terhambat dan tumpukan sampah lebih cepat terjadi.

Selain itu, DLH juga menyoroti aktivitas pedagang yang menggunakan bahu jalan untuk berjualan. Kondisi tersebut mempersempit akses kendaraan pengangkut sampah sehingga proses pengangkutan tidak dapat berjalan optimal, terutama pada jam-jam sibuk aktivitas pasar.

Pemerintah melalui DLH mengingatkan pentingnya kedisiplinan bersama dalam menjaga kebersihan kawasan pasar. Pedagang dan pengunjung diminta membuang sampah di titik yang telah disediakan serta tidak menghalangi jalur operasional petugas kebersihan.

DLH berharap seluruh pihak dapat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan agar Pasar 23 Maret tetap tertata, bersih, dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas setiap hari.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60