READ.ID – Salah seorang dosen di salah satu perguruan tinggi di Makassar, DR Sutarjo Tui mengatakan, skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha bukan hal baru di Indonesia, ada juga proyek nasional yang menggunakan skema ini.
“Banyak hal yang bisa dimanfaatkan lewat skema pembiayaan dengan badan usaha, multiplier efek,” kata Sutarjo Tui yang juga mantan Pimpinan Wilayah BNI Makassar.
Ia menjelaskan, dari pada pasien harus dirujuk ke rumah sakit lain, di luar daerah, lewat skema ini, pembangunan RS Ainun Habibie, akan sangat dirasakan oleh masyarakat.
Berapa biaya yang harus di keluarkan masyarakat, jika harus berobat ke luar daerah, kalau memiliki kelebihan uang, itu mungkin bisa saja, tapi bagi masyarakat miskin.
“Kesehatan itu tidak bisa diukur dengan uang, APBD minim, lewat skema KPBU tentu akan sangat membantu pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur,” tegasnya.
Menurutnya, kalau kemudian RS Ainun Habibie, menjadi rumah sakit rujukan dan terbaik, tentu daerah-daerah terdekat bisa berobat kesana (RS Ainun Habibie).
“Mari kita diskusi ilmiah soal untung rugi pembangunan infrastruktur lewat skema KPBU. Beda halnya dengan usaha pinjaman dalam bisnis,” urainya.
Ia menambahkan, jangan hanya karena APBD rendah, kemudian pemerintah daerah tidak punya inovasi dalam membangun daerah.
Sutarjo: KPBU Bukan Hal Baru, Banyak Proyek Nasional Gunakan Skema Ini

Read Also

Recommendation for You

READ.ID – Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan ke-XVII di Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo membawa…

READ.ID – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) II Serikat…

READ.ID – Untuk pertama kalinya, agenda Temu Jurnalis resmi digelar di Provinsi Gorontalo. Mengusung tema…







