READ.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara memastikan bantuan benih padi untuk lahan seluas 1.382 hektare segera disalurkan kepada para petani.
Bupati Thariq Modanggu menegaskan penyaluran bantuan harus dilakukan tepat waktu dan tepat sasaran guna mendukung peningkatan produksi pangan serta kesejahteraan petani. Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung swasembada pangan nasional.
Penyaluran bantuan tahun 2026 direncanakan menggunakan skema terintegrasi dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas berbasis kelompok tani.
Thariq juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta Menteri Pertanian RI atas respons positif terhadap usulan bantuan untuk masyarakat Gorontalo Utara.
Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo, termasuk gubernur, wakil gubernur, dan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, yang dinilai memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Apresiasi juga diberikan kepada Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo dan BRMP Gorontalo atas sinergi dalam mendukung pengembangan sektor pertanian daerah.
Menurut Thariq, penyaluran bantuan saat ini dinilai tepat karena para petani tengah memasuki musim tanam. Ia juga meminta dinas teknis bersama seluruh unsur terkait melakukan pengawasan ketat agar bantuan tidak jatuh ke tangan yang tidak berhak.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Gorontalo Utara, Asrin Menu, menyampaikan bantuan benih padi dijadwalkan mulai disalurkan pada Jumat, 15 Mei 2026, dengan pendampingan penyuluh pertanian dan aparat TNI melalui Babinsa di masing-masing wilayah.
Ia menjelaskan, penetapan penerima bantuan dilakukan melalui proses verifikasi berlapis, mulai dari validasi Nomor Induk Kependudukan yang terintegrasi dengan data Dukcapil hingga pemetaan lahan berbasis geospasial. Calon petani dan lokasi penerima juga diverifikasi langsung oleh penyuluh lapangan sebelum diusulkan melalui Dinas Pertanian Provinsi dan BRMP Gorontalo untuk mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Pertanian RI.
Program bantuan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program unggulan daerah GAM PJB atau Gerakan Agro Mopulo Padi, Jagung, dan Buah. Untuk musim tanam April–September, pemerintah menyesuaikan jenis benih dengan kondisi cuaca akibat potensi El Nino, dengan memilih varietas yang lebih tahan kekeringan dan memiliki masa panen lebih singkat guna menjaga produktivitas pertanian.












