READ.ID – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, melepas 31 kafilah Provinsi Gorontalo yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Pelepasan berlangsung Kamis (10/9/2026) di Aula Rujab Wagub Gorontalo. Kegiatan tersebut dihadiri para peserta, pelatih, Ketua LPTQ Provinsi Gorontalo yang diwakili Plt Karo Kesra, Kepala Baznas, serta perwakilan Kementerian Agama Provinsi Gorontalo.
Kontingen Gorontalo terdiri dari 25 peserta dan enam pelatih. Mereka akan membawa nama Provinsi Gorontalo dalam ajang nasional yang mempertemukan peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam arahannya, Idah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kafilah yang dipercaya menjadi bagian dari kontingen Gorontalo. Ia mengatakan, keikutsertaan dalam MTQ Nasional bukan hanya menjadi kesempatan untuk berkompetisi, tetapi juga amanah untuk membawa nama baik daerah.
“Keberangkatan bapak, ibu, serta anak-anakku semua ke Semarang untuk mewakili Provinsi Gorontalo pada MTQ Nasional ke-31 tentu membawa banyak harapan. Harapan itu bukan hanya dari pemerintah daerah, tetapi juga dari orang tua, para guru, pelatih, dan seluruh masyarakat Gorontalo,” ujar Idah.
Idah berharap seluruh kafilah dapat memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti perlombaan. Namun, ia menegaskan keberhasilan dalam MTQ tidak hanya diukur dari prestasi, tetapi juga dari akhlak, adab, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
“MTQ ini menjadi momentum penting bagi kita untuk menunjukkan bahwa Provinsi Gorontalo memiliki generasi Qur’ani yang unggul, berprestasi, berakhlak, dan memiliki daya saing. Karena itu, tampilkan kemampuan terbaik, tetapi tetap jaga adab dan niat dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan para kafilah untuk menjaga kesehatan, mengatur waktu istirahat, serta mempersiapkan diri dengan baik selama berada di Semarang. Menurutnya, kondisi fisik dan mental yang prima penting agar peserta dapat tampil optimal.
Idah berharap para kafilah dapat menjadi duta Al-Qur’an yang tidak hanya mengharumkan nama Gorontalo melalui prestasi, tetapi juga menunjukkan karakter masyarakat Gorontalo yang religius sebagai daerah yang dikenal dengan identitas Serambi Madinah.
“Jadilah duta Al-Qur’an yang membawa nama harum Gorontalo. Tunjukkan bahwa kita datang bukan hanya untuk berlomba, tetapi juga untuk membawa nilai-nilai Al-Qur’an dalam sikap dan perilaku. Saya berharap seluruh kafilah diberikan kesehatan, kelancaran, dan mampu meraih hasil terbaik,” tutur Idah.
Selain mengikuti perlombaan, kehadiran kontingen Gorontalo di Semarang juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah, termasuk budaya, ekonomi kreatif, dan destinasi wisata Provinsi Gorontalo kepada masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, turut diserahkan uang saku kepada para peserta kafilah sebagai bentuk dukungan dari BAZNAS Provinsi Gorontalo.
MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang berlangsung 11 hingga 20 September 2026 dengan mengangkat tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban.”











