READ.ID — Upaya pemadaman kebakaran hutan di wilayah konsesi PT Gorontalo Minerals (GM), tepatnya di Titik Motomboto, Puncak Batu Gergaji, Bone Bolango, terus ditingkatkan secara masif.
Tim gabungan di lapangan terus mengerahkan armada dan personel untuk mengendalikan serta memadamkan titik api.
Dalam penanganan hari ini, 1 unit excavator dikerahkan untuk membuat sekat api (firebreak) sepanjang 700 meter guna memutus jalur penyebaran api agar tidak semakin meluas ke area hutan lainnya.
Selain operasional alat berat, sebanyak 17 personel diterjunkan langsung ke lokasi kebakaran. Para personel berjibaku memadamkan titik-titik api yang terjangkau dengan mengandalkan 5 unit alat sprayer gendong serta peralatan pendukung lainnya.
Untuk mengatasi kendala pasokan air di lokasi, tim mengoperasikan 2 unit traktor yang difungsikan khusus memobilisasi air dari Sungai Motomboto menuju lokasi kejadian (TKP). Air tersebut dimanfaatkan langsung oleh personel di lapangan untuk melakukan penyemprotan.
Senior Manager PT Gorontalo Minerals, Didik Hatmoko, mengungkapkan bahwa fokus utama tim saat ini adalah menahan laju pergerakan api sekaligus memadamkan area yang dapat dijangkau.
”Alat berat terus kami maksimalkan untuk membuat perimeter agar api tidak meluas. Jika
memungkinkan dan terjangkau oleh semprotan air, personel akan langsung memadamkan titik-titik api di lapangan,” ujar Didik Hatmoko.
Meski demikian, Didik menjelaskan bahwa tim di lapangan masih dihadapkan pada kendala geografis yang cukup berat. Kontur area yang sangat curam, terutama di sisi Motomboto East, menjadi tantangan utama bagi mobilitas personel maupun operasional alat berat.
Hingga saat ini, seluruh tim gabungan masih terus bersiaga dan berupaya maksimal memadamkan kobaran api di kawasan konsesi PT GM yang berada tak jauh dari lokasi aktivitas Penambangan Tanpa Izin (PETI) tersebut.











