READ.ID- SLB Negeri Gorontalo Utara menggelar Bedah dan Analisis Rapor Pendidikan sebagai bagian dari Perencanaan Berbasis Data (PBD), yang dilanjutkan dengan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA) BOSP Kinerja Tahun Anggaran 2026/2027.
Kegiatan tersebut berlangsung di Yulia Hotel Gorontalo, Kamis (10/9/2026), dan menjadi forum bagi kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan untuk mengevaluasi kondisi satuan pendidikan berdasarkan data Rapor Pendidikan.
Kepala SLB Negeri Gorontalo Utara, Zulkarnain Y. Gani mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada seluruh warga sekolah dalam membaca kondisi dan kebutuhan satuan pendidikan.
Menurutnya, pemahaman terhadap data menjadi bagian penting sebelum sekolah menentukan program serta menyusun anggaran.
“Perencanaan yang baik harus diawali dengan pemahaman terhadap kondisi dan kebutuhan sekolah,” ujarnya dalam sambutan kegiatan.
Kegiatan tersebut kemudian dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad. Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan bahwa Rapor Pendidikan dapat digunakan sekolah untuk melihat kondisi pendidikan secara lebih objektif, termasuk aspek pembelajaran, kompetensi guru, sarana dan prasarana, serta tata kelola.
Data tersebut selanjutnya dapat digunakan untuk menentukan persoalan yang menjadi prioritas dan menerjemahkannya ke dalam program yang sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan.
Materi kegiatan disampaikan Koordinator Pengawas (Korwas) Provinsi Gorontalo, Hamka Manopo. Ia menekankan pentingnya menjadikan data sebagai dasar dalam menentukan prioritas, menyusun program, melaksanakan kegiatan, hingga melakukan evaluasi.
Menurut Hamka, peningkatan mutu SLB juga perlu memperhatikan karakteristik dan kebutuhan peserta didik penyandang disabilitas. Hal itu mencakup peningkatan kompetensi guru, kualitas pembelajaran, lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, hingga pemenuhan sarana dan prasarana.
Selain aspek pembelajaran, penguatan tata kelola sekolah juga menjadi perhatian. Pengelolaan aset, pembagian tanggung jawab, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP), serta keterlibatan orang tua dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan program sekolah berjalan secara terarah dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui kegiatan tersebut, SLB Negeri Gorontalo Utara diharapkan dapat menyusun program dan penganggaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan berdasarkan hasil Rapor Pendidikan, sehingga perencanaan tidak berhenti pada pemenuhan administrasi, tetapi berujung pada perbaikan layanan pendidikan bagi peserta didik.



