Cuma 8 Hari Berlatih, Paskibraka Gorut Berhasil Taklukkan Tugas Pengibaran Merah Putih

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID — Waktu persiapan yang terbatas tidak menghalangi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Gorontalo Utara menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin 17/08/2026.

Para anggota Paskibraka Gorontalo Utara hanya menjalani latihan efektif sekitar delapan hari sebelum melaksanakan tugas pengibaran Bendera Merah Putih. Meski singkat, persiapan tersebut mampu menghasilkan penampilan yang tertib dan sukses saat prosesi pengibaran berlangsung.

Pelatih Paskibraka 2026, Aiptu , mengungkapkan persiapan dimulai sejak 4 Agustus 2026. Sehari setelahnya, para anggota mulai menjalani latihan di lapangan hingga persiapan menghadapi pelaksanaan upacara.

“Alhamdulillah, untuk pelaksanaan kegiatan Paskibraka, walaupun dengan waktu yang singkat, terhitung sejak tanggal 4 pembelajaran aktif. Tanggal 5 dan 6 kita sudah mulai di lapangan. Jadi, terhitung sekitar delapan hari latihan,” ujar Wahyudin.

Menurut Wahyudin, waktu yang terbatas tersebut dimanfaatkan untuk membangun kekompakan, ketepatan gerakan, kedisiplinan, sekaligus kesiapan mental para anggota Paskibraka.

Dalam setiap latihan, kekompakan menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian. Setiap anggota dituntut mampu mengikuti komando dan menjaga keseragaman gerakan agar seluruh rangkaian prosesi dapat berjalan sesuai formasi.

Wahyudin menyebut keberhasilan Paskibraka menjalankan tugas tidak terlepas dari kerja sama dan dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam proses persiapan.

“Alhamdulillah dengan waktu yang singkat, kegiatan Paskibraka berlangsung sukses. Alhamdulillah berkat kerja sama semua pihak. Terima kasih,” katanya.

Pada peringatan HUT ke-81 RI tahun ini, Paskibraka Gorontalo Utara dibagi menjadi dua tim, yakni Tim Merah dan Tim Putih. Tim Merah bertugas pada upacara pengibaran Bendera Merah Putih pada pagi hari, sedangkan Tim Putih dipersiapkan untuk menjalankan tugas pada upacara penurunan bendera pada sore hari.

“Semua sudah kita siapkan dengan formasi putih. Tahun ini kita bagi dua. Tadi pagi sudah melaksanakan tim merah, sore tim putih. Insyaallah untuk sore akan sukses seperti kegiatan pagi hari,” jelas Wahyudin.

Hari pelaksanaan menjadi momen ketika seluruh proses latihan diuji. Setiap anggota dituntut menjaga konsentrasi dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab karena tidak ada kesempatan untuk mengulang prosesi yang sedang berlangsung.

Wahyudin memastikan seluruh anggota Paskibraka dalam kondisi prima dan siap menjalankan tugas.

“Alhamdulillah, 100 persen untuk saat ini fit, 100 persen siap tampil,” tegasnya.

Keberhasilan Paskibraka Gorontalo Utara menjalankan tugas menjadi capaian tersendiri di tengah waktu persiapan yang relatif singkat. Delapan hari latihan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk membentuk kedisiplinan, kekompakan, dan kesiapan para anggota.

Di balik prosesi pengibaran yang berlangsung dalam hitungan menit, terdapat proses latihan, kerja sama, dan tanggung jawab yang harus dijalani para anggota Paskibraka.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60