READ.ID – Di balik barisan rapi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kecamatan Ponelo Kepulauan pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin 17/8/2026, terselip cerita sederhana tentang perjuangan seorang pelajar bernama Ahmad Modanggu.
Ahmad merupakan siswa kelas X SMA Negeri 8 Gorontalo Utara. Dalam upacara tersebut, ia dipercaya memimpin pasukan Paskibraka di tingkat Kecamatan Ponelo Kepulauan.
Bagi Ahmad, tugas tersebut bukan sekadar berdiri di tengah lapangan dengan seragam putih. Ada proses panjang yang telah ia jalani sebelum akhirnya dipercaya berada di barisan terdepan.
Setiap hari, Ahmad harus menempuh perjalanan sekitar satu kilometer dengan berjalan kaki untuk menuju sekolah. Jarak tersebut mungkin terlihat sederhana, namun bagi seorang pelajar yang harus menjalaninya secara rutin, perjalanan itu menjadi bagian dari perjuangannya dalam menempuh pendidikan.
Kini, langkah-langkah kecil yang biasa ia lakukan menuju sekolah seolah menemukan makna lain. Pada hari kemerdekaan, langkah itu berlanjut ke tengah lapangan upacara, ketika Ahmad berdiri memimpin pasukan Paskibraka di hadapan masyarakat dan pemerintah Kecamatan Ponelo Kepulauan.
Kepercayaan tersebut menjadi pengalaman penting bagi Ahmad yang masih duduk di kelas X. Di usia yang relatif muda, ia sudah mendapat kesempatan mengambil bagian dalam salah satu momen penting peringatan kemerdekaan di wilayah kepulauan tersebut.
Kisah Ahmad juga menunjukkan bahwa keterbatasan jarak dan kondisi tidak selalu menjadi penghalang bagi seorang pelajar untuk mengambil peran. Dari perjalanan satu kilometer menuju sekolah, ia kemudian melangkah lebih jauh dengan menjadi bagian dari pasukan yang mengemban tugas dalam upacara kemerdekaan.
Bagi Ahmad, perjalanan itu mungkin baru dimulai. Namun, langkahnya sebagai pelajar, Paskibraka, sekaligus pemuda Ponelo Kepulauan, telah memberikan satu cerita tersendiri pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini.












