READ.ID – Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama (Prokerma) Badan Gizi Nasional (BGN), Gunalan, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri dialog interaktif bertajuk “Sinergi Ekonomi Kerakyatan” yang digelar Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara di kawasan Taman RTH, Sabtu 25/04/2026.
Dalam pemaparannya, Gunalan menyebut bahwa program MBG tidak bisa berjalan optimal tanpa dukungan kuat dari pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat.
“MBG ini bukan hanya program pusat, tetapi gerakan bersama. Kunci keberhasilannya ada pada kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peran bidang promosi dan kerja sama sangat strategis dalam membangun jejaring kemitraan, termasuk mendorong keterlibatan UMKM dalam rantai pasok bahan pangan untuk dapur MBG.
Menurutnya, keterlibatan pelaku usaha lokal tidak hanya memperkuat distribusi program, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan di daerah.
Selain itu, Gunalan juga menekankan pentingnya sosialisasi yang masif kepada masyarakat terkait tujuan dan mekanisme program MBG. Ia menilai, masih terdapat kesalahpahaman di lapangan yang perlu diluruskan melalui edukasi yang berkelanjutan.
“Pemahaman masyarakat harus dibangun. MBG ini bukan sekadar memberi makan, tetapi memastikan asupan gizi anak terpenuhi secara tepat,” jelasnya.
Ia juga mendorong agar daerah terus melakukan inovasi, baik dalam pengelolaan dapur maupun variasi menu, agar program MBG dapat berjalan efektif dan tidak menimbulkan kejenuhan bagi penerima manfaat.
Lebih lanjut, Gunalan menegaskan bahwa Badan Gizi Nasional akan terus memperkuat dukungan, baik dari sisi kebijakan, promosi, maupun kerja sama lintas sektor, guna memastikan program MBG berjalan merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.
“Kami di BGN akan terus membuka ruang kerja sama seluas-luasnya, agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.












