Forkopimda Kompak, Pohuwato Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba Hingga ke Akar

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Pemerintah Kabupaten Pohuwato menggelar Apel Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Pohuwato di halaman Kantor Bupati, Kamis (16/07/2026).

Apel berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo, .

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, Wakil Bupati Iwan S. Adam, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Iskandar Datau, para asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato.

Dalam amanatnya, Kepala menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pohuwato yang telah memfasilitasi pelaksanaan HANI Tahun 2026 sekaligus memperkuat sinergi dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Menurutnya, HANI Tahun 2026 mengusung tema “Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045”, yang menjadi pengingat bahwa menjaga generasi muda dari ancaman narkoba merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

“Perlu kita pahami bahwa penyalahgunaan narkotika dapat terjadi pada siapa saja tanpa memandang profesi maupun latar belakang. Karena itu, setiap individu harus memiliki pemahaman yang baik serta ketahanan diri agar tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,”ungkapnya

Ia juga mengingatkan bahwa kondisi geografis Kabupaten Pohuwato yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sulawesi Tengah, memiliki wilayah pesisir yang luas serta mobilitas orang dan barang yang cukup tinggi, menjadi potensi kerawanan masuknya jaringan peredaran narkotika apabila tidak diantisipasi secara serius.

Karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, BNN, TNI, Polri, pemerintah desa, pelaku transportasi, dunia usaha hingga masyarakat dalam memperkuat pengawasan dan pertukaran informasi. Namun demikian, setiap informasi yang diperoleh harus disampaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku dan tidak disikapi dengan tindakan main hakim sendiri.

Sementara itu, Bupati Pohuwato menyampaikan apresiasi kepada Kepala BNNP Gorontalo beserta jajaran yang telah hadir langsung di Kabupaten Pohuwato untuk memimpin apel sekaligus memberikan edukasi kepada seluruh ASN mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.

Bupati menegaskan bahwa letak strategis Kabupaten Pohuwato yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, serta memiliki garis pantai yang cukup panjang, menjadi tantangan tersendiri dalam mencegah masuknya peredaran narkotika.

“Karena itu, kewaspadaan harus terus ditingkatkan. Pencegahan narkoba bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga lingkungan sekitar,”ujarnya

Momentum HANI 2026, lanjutnya, harus menjadi penguat komitmen bersama untuk mempersempit ruang gerak jaringan narkotika melalui peningkatan kepedulian masyarakat dan keberanian melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan kepada aparat berwenang.

Bupati juga mengingatkan pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam membimbing dan mengawasi pergaulan anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun bentuk kenakalan remaja lainnya.

“Kewaspadaan orang tua sangat diharapkan. Pergaulan anak-anak harus terus diawasi dan diarahkan, karena merekalah generasi penerus bangsa dan daerah yang akan menentukan masa depan Pohuwato maupun Indonesia,”tegasnya.

Ia berharap seluruh ASN mampu menjadi teladan dengan menjauhi narkoba sekaligus menjadi agen edukasi di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

“Mari kita satukan langkah, memperkuat sinergi, menjaga keluarga, melindungi generasi muda, dan menciptakan Pohuwato yang aman, sehat, serta bebas dari ancaman narkotika demi terwujudnya Indonesia Emas 2045,”pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan Penandatanganan Pakta Integritas oleh Bupati Pohuwato bersama unsur Forkopimda, perwakilan instansi vertikal, serta dunia usaha, yakni PT Loka Indah Lestari dan Bank SulutGo Cabang Marisa.

Penandatanganan itu menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (RAN P4GN) sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020.

Melalui komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Pohuwato bersama seluruh pemangku kepentingan menegaskan tekad untuk memperkuat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, produktif, dan bebas dari ancaman penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60