READ.ID – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menerima kunjungan Direktur Industri Kecil Menengah Pangan, Furnitur, dan Bahan Bangunan Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Afrizal Haris, ST., MT., di ruang kerja bupati, Senin (18/05/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Saipul didampingi Plh. Sekretaris Daerah Pohuwato, Achmad Djuuna, serta Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Pohuwato, Ibrahim Kiraman.
Pertemuan itu membahas penguatan kelembagaan Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Pohuwato, khususnya pada sektor komoditas olahan kelapa dan olahan ikan yang dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
Dalam kesempatan tersebut, Afrizal Haris menjelaskan bahwa saat ini Kementerian Perindustrian tengah melaksanakan program penguatan kelembagaan terhadap pelaku usaha olahan kelapa di Kabupaten Pohuwato yang diikuti sekitar 15 peserta.
Program tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku IKM agar mampu berkembang lebih baik.
Selain itu, pihak kementerian juga meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato, terutama terkait penyiapan lahan atau lokasi pembangunan Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) yang direncanakan melalui pembiayaan Dana Alokasi Khusus (DAK).
“Kedatangan kami saat ini untuk memberitahukan sekaligus memohon dukungan terhadap kegiatan yang ada, termasuk untuk alokasi DAK tahun depan, khususnya pada komoditi olahan kelapa dan komoditi olahan ikan,” jelas Afrizal.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Saipul Mbuinga menyambut baik perhatian dan dukungan dari Kementerian Perindustrian terhadap pengembangan sektor IKM di Pohuwato.
Menurutnya, Pohuwato merupakan daerah yang memiliki potensi besar di sektor perkebunan kelapa maupun hasil perikanan yang perlu terus didorong melalui program hilirisasi dan penguatan kelembagaan usaha.
“Pohuwato merupakan salah satu daerah penghasil kelapa dan juga memiliki potensi perikanan yang cukup besar. Karena itu, dukungan dari kementerian sangat kami harapkan agar usaha yang dikembangkan masyarakat dapat terus tumbuh dan berkembang,” ujar Bupati Saipul.
Ia berharap alokasi anggaran dan program pengembangan IKM untuk Kabupaten Pohuwato tetap menjadi perhatian pemerintah pusat, sehingga pelaku usaha lokal semakin maju dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dari kementerian, terutama dalam penguatan kelembagaan usaha, agar pelaku IKM di daerah ini terus mengalami peningkatan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Pohuwato, Ibrahim Kiraman, menambahkan bahwa kunjungan tersebut juga dalam rangka memohon dukungan pemerintah daerah terhadap berbagai kegiatan kementerian yang dialokasikan di Pohuwato selama beberapa hari ke depan.
Ia menjelaskan, dalam dua minggu terakhir pihak Kementerian Perindustrian telah melaksanakan sejumlah kegiatan pembinaan dan pelatihan bagi pelaku IKM di Pohuwato, khususnya yang bergerak di bidang olahan kelapa, termasuk produksi minyak kelapa murni atau Virgin Coconut Oil (VCO).
“Pada dua minggu lalu pihak kementerian juga telah melaksanakan kegiatan serupa, dan minggu ini kembali dilakukan penguatan kelembagaan sekaligus pelatihan bagi pelaku IKM olahan kelapa, termasuk usaha VCO, serta meninjau langsung sentra-sentra IKM yang berkembang di Pohuwato,” pungkas Ibrahim.












