Keren! Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNG Angkat Persoalan Masyarakat Lewat Layar Dokumenter

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Semester 2 Fakultas Ilmu Sosial (UNG) menggelar pemutaran film dokumenter bertajuk Silent Meaning in Social Interaction di Gedung Bersama Fakultas Ilmu Sosial (GB FIS) UNG, Selasa malam(2/6/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menampilkan hasil karya yang dibuat selama mengikuti mata kuliah .

Sebanyak 10 film dokumenter ditayangkan dalam kegiatan tersebut. Film-film itu mengangkat berbagai tema tentang lingkungan, sosial, budaya, dan kehidupan masyarakat di Gorontalo. Beberapa di antaranya membahas masalah sampah, pencemaran lingkungan, hingga upaya pelestarian alam.

Dosen pengampu mata kuliah Ekologi Sosial, Virya Anisa, mengatakan tema lingkungan dan sosial dipilih karena sesuai dengan materi perkuliahan yang membahas hubungan manusia dengan lingkungan.

“Tema lingkungan dan sosial itu jadi tema besar karena berkaitan dengan mata kuliah. Itu kan isy yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat,” jelasnya saat diwawancarai media.

Menurut Virya, mahasiswa perlu memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan yang terjadi di sekitar mereka. Karena itu, melalui film dokumenter, mahasiswa tidak hanya belajar membuat karya kreatif, tetapi juga menyampaikan pesan yang bisa meningkatkan kesadaran masyarakat.

Ia mengaku bangga dengan hasil karya yang dibuat mahasiswa. Meski baru pertama kali membuat film dokumenter dan masih berada di semester dua, hasil yang ditampilkan dinilai cukup baik dan menunjukkan kreativitas mahasiswa.

Virya menilai mahasiswa mampu menunjukkan kemampuan mereka dalam berbagai bidang, mulai dari riset, penulisan cerita, pengambilan gambar, hingga proses penyuntingan video dan audio.

Melalui kegiatan ini, Virya berharap mahasiswa tidak hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga berharap mahasiswa terus mengembangkan kemampuan di bidang produksi media dan tetap peduli terhadap isu sosial serta lingkungan.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60