READ.ID – Pemerintah Kota Gorontalo terus mendorong pembentukan dan pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di seluruh kelurahan.
Saat ini, pengurus koperasi di 50 kelurahan sudah terbentuk dan sudah memiliki akta notaris.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Gorontalo, Muttakim Adam menjelaskan, istilah KKMP digunakan karena Kota Gorontalo tidak memiliki desa, melainkan seluruhnya kelurahan.
“Kalau di kita namanya KKMP, Koperasi Kelurahan Merah Putih. Digarisbawahi karena di Kota Gorontalo tidak ada namanya desa kan? Jadi semuanya kelurahan,” jelasnya pada media, Senin (18/05/2026).
Muttakim mengatakan, saat ini sudah ada lima gerai KKMP di Kota Gorontalo. Satu gerai di Kelurahan Pulubala sudah selesai dibangun dan telah diresmikan langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
Sementara empat gerai lainnya masih dalam proses pembangunan di beberapa wilayah, seperti Kelurahan Buliide, Dembe I, dan Paguyaman. Pembangunannya ditargetkan selesai pada Agustus 2026.
Menurut Muttakim, pembangunan gerai masih menghadapi beberapa kendala, terutama soal lahan. Awalnya pemerintah pusat meminta luas lahan 1.000 meter persegi, namun aturan terbaru cukup 600 meter persegi.
Selain itu, pemerintah daerah juga masih menunggu petunjuk teknis dari pusat terkait pengelolaan gerai dan penempatan tenaga kerja.
Sebab, proses rekrutmen manajemen gerai dilakukan langsung oleh pemerintah pusat, sementara dinas hanya fokus pada pengelolaan koperasi di tingkat kelurahan.












