READ.ID — Musyawarah Kecamatan (Muscam) ke-III Palang Merah Indonesia (PMI) di Kabupaten Gorontalo Utara menjadi momentum untuk mengevaluasi program kerja sekaligus menyusun arah organisasi untuk lima tahun ke depan.
Kegiatan yang turut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 PMI yang jatuh pada 17 September 2026. Muscam diarahkan untuk memilih dan menetapkan kepengurusan PMI tingkat kecamatan untuk masa bakti 2026–2031.
Dalam sambutanya Nurjanah menyampaikan, PMI Gorontalo Utara menekankan pentingnya musyawarah sebagai forum evaluasi organisasi sekaligus ruang merumuskan program kerja yang mampu memperkuat peran PMI di tengah masyarakat.
Peringatan HUT ke-81 PMI tahun ini mengusung semangat “Peduli, Bergerak, Bersama”. Tema tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan melalui keterlibatan masyarakat dalam berbagai aksi kemanusiaan serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Melalui Muscam ini kita akan mengevaluasi, menyusun program dan memilih kepengurusan baru untuk masa jabatan 2026–2031,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Ia juga mengajak seluruh jajaran, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten kota hingga kecamatan, untuk menyemarakkan HUT ke-81 melalui kegiatan yang bermakna, mendorong partisipasi masyarakat, serta memperkuat semangat kemanusiaan dan kebersamaan.
Kehadiran Wakil Bupati, Nurjanah Hasan Yusuf dalam kegiatan tersebut turut memperlihatkan dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan peran PMI. Organisasi kemanusiaan tersebut diharapkan terus berkontribusi dalam membantu pemerintah menangani berbagai persoalan masyarakat, baik dalam kondisi darurat maupun non darurat.
Dalam menjalankan perannya, PMI berpegang pada tujuh prinsip dasar, yakni kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan.
Muscam ke-III PMI di tingkat kecamatan diharapkan menghasilkan kepengurusan serta program kerja yang mampu menjaga kesinambungan pelayanan kemanusiaan sekaligus memperluas keterlibatan masyarakat dalam aksi-aksi sosial di Gorontalo Utara.











