READ.ID-Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Gorontalo Utara diharapkan menjadi motor penguatan ekonomi daerah, bukan sekadar organisasi pengusaha. Hal tersebut disampaikan Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, saat membuka Musyawarah KADIN Gorontalo Utara ke-IV, Jumat
11/09/2026.
Thariq menilai KADIN memiliki posisi penting karena dapat menjadi wadah yang mempertemukan pemerintah dengan pelaku usaha, mulai dari BUMN, BUMD, koperasi hingga UMKM. Karena itu, pengurus KADIN yang terbentuk diharapkan mampu membangun sinergi untuk mengolah berbagai potensi ekonomi yang dimiliki Gorontalo Utara.
Thariq kemudian menyoroti potensi sektor kelautan, khususnya keberadaan 16 Kampung Nelayan Merah Putih. Ia mengaku tengah mendorong gagasan “Temani Laut”, yakni pengembangan ekosistem atau rumah ikan yang dapat ditempatkan di laut untuk menciptakan sumber-sumber ikan baru sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir.
“Ini membutuhkan kolaborasi, membutuhkan sinergi,” ujarnya.
Selain sektor perikanan, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan hilirisasi peternakan ayam di Kecamatan Anggrek. Program tersebut, kata Thariq, diarahkan mulai dari penyediaan DOC hingga produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar di Sulawesi maupun luar Sulawesi.
Ia juga menyebut potensi kerang dara Gorontalo Utara yang dinilai memiliki nilai ekonomi dan kualitas yang kompetitif. Bahkan, pemerintah daerah sebelumnya telah menjajaki kerja sama ekspor komoditas tersebut ke Bangladesh dan Thailand, meski pelaksanaannya masih menghadapi kendala pada aspek transportasi.
Menurut Thariq, pengembangan dunia usaha tidak cukup hanya mengandalkan potensi dan produk. Ada tiga hal yang harus dijaga secara bersamaan, yakni kualitas, kuantitas dan kontinuitas. Ketiganya menjadi faktor penting agar produk daerah mampu bertahan dan bersaing di pasar.
“Biasanya para investor itu suka dengan produk yang berkualitas, kuantitas dan continuity,” katanya.
Thariq berharap kepengurusan KADIN yang baru nantinya dapat menjadi wadah bersama bagi para pelaku usaha untuk membangun kekuatan ekonomi daerah. Ia menegaskan, perbedaan politik tidak seharusnya menjadi penghalang bagi kerja sama dalam membangun perekonomian Gorontalo Utara.
“Kalau secara politik pasti kita beragam, tapi kita dipertemukan oleh satu kepentingan bersama, yaitu memajukan daerah melalui kekuatan ekonomi,” tandasnya.











