Nelson Siap Kembangkan Keunggulan Potensi Kabupaten Gorontalo

READ.ID – Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo dalam pertemuan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), siap mengembangkan keunggulan potensi daerah itu.

Dalam business matching ini telah terjadi 10 kesepakatan dengan beberapa mitra investor, beberapa diantaranya, CSP (Cocoa Sustainabilty Partnerhsip) telah sepakat untuk kolaborasi bersama kabupaten Sintang dan Credit Union Keling Kumang Group terkait pengembangan komoditas coklat yang berkelanjutan.

APKASI bersama LTKL sepakat kolaborasi dengan Kyuden Mirai Energy dan PT Awina Sinergi International untuk mengembangkan energi terbarukan.

Selain itu business matching ini juga mendeklarasikan komitmen dukungan para pihak untuk kolaborasi menuju kabupaten siak hijau.

“Kami senang sekali bisa mengawali kolaborasi perusahaan di Kabupaten Siak ini. Prosesnya menarik dan menantang dan kami tetap berkomitmen untuk bekerja dengan mitra kami dalam mendukung insiatif Siak Hijau”,
kata Ian Suwarganda (Golden Agri Resources), salah satu anggota koalisi perusahaan di Kabupaten Siak.

Kesepakatan yang terjadi dalam business matching diharapkan menjadi pemantik awal untuk iklim investasi yang lebih baik, yang kedepannya mampu bersaing juga di dunia internasional,” ujarnya.

Untuk diketahui, Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) merupakan forum kolaborasi pemerintah kabupaten untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan dengan dampak nyata.

Sebuah upaya pembangunan yang menyeimbangkan ekonomi, sosial, dan pelestarian alam. Pendekatan LTKL berfokus pada tata kelola lahan yang baik dan bertanggung jawab di tingkat kabupaten.

Untuk menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan, LTKL mengutamakan kolaborasi semua pihak.

Sinergi antar dan di dalam pemerintah kabupaten anggota menjadi kunci utama. Para kabupaten anggota didukung kapasitas teknis dan keahlian melalui kolaborasi dengan mitra pembangunan, seperti lembaga swadaya masyarakat serta sektor swasta.

LTKL juga membentuk sekretariat untuk melancarkan koordinasi serta sinergi antar kabupaten maupun dukungan para mitra. LTKL diinisiasi oleh 8 kabupaten dari 6 provinsi di Indonesia.

Pada bulan Desember 2016, perwakilan 8 kabupaten anggota LTKL bersama jejaring mitra pembangunan serta Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), menggelar Forum Komunikasi Nasional pertama untuk meresmikan pendiriannya. Hingga Februari 2019, 11 kabupaten telah bergabung menjadi anggota LTKL.

Asosiasi Pemerintah Kabupaten Indonesia (APKASI) adalah wadah kerjasama pemerintah kabupaten seluruh Indonesia yang dibentuk pada tanggal 30 Mei tahun 2000 oleh 26 bupati dari 26 provinsi.

Saat ini, anggota APKASI berjumlah 416 pemerintah kabupaten. Sebagai wadah pemerintah kabupaten, APKASI memiliki tugas￾tugas penting yang bertujuan meningkatkan peran otonomi daerah di tingkat kabupaten berjalan baik, memiliki semangat kuat dalam membangun daerahnya dan sebagai mitra strategis antara pemerintah pusat dengan pemerintah kabupaten.

Tentang Tropical Foress Alliance (TFA) 2020. TFA 2020 adalah platform diskusi multi pihak yang terdiri dari LSM, sektor swasta dan pemerintahan. Platform ini lahir dari komitmen Forum Konsumer (CGF) dalam komitmen mereka untuk mencapai nol deforestasi pada tahun 2020.

TFA 2020 bekerja di empat komoditas utama yang menjadi penyebab deforestasi, yaitu : kedelai, peternakan, minyak kelapa sawitdan pulp and paper.

TFA 2020 hadir di tiga regional yaitu, Latin Amerika (Soya), Afrika Barat dan Asia Tenggara. Sekretariat TFA2020 secara global berada di World Economic Forum (WEF) Jenewa dan TFA 2020 Asia Tenggara berada di dalam Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD). Sebagai platform, TFA 2020 berfungsi sebagai wadah diskusi untuk berbagi pengalaman danpembelajaran Best Management Practices sekaligus menjadi tempat untuk mempertemukan pihak-pihak yang berpotensi untuk saling bekerjasama lewat Implementation Dialogue.

Berita terkait lainnya