READ.ID-Pemerintah Kota Kotamobagu mengalokasikan anggaran sebesar Rp8 miliar untuk perbaikan jalan pada tahun 2026. Keterbatasan anggaran ini memaksa pemerintah daerah menerapkan skala prioritas dalam menentukan titik-titik yang akan diperbaiki.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotamobagu, Claudy Mokodongan, menjelaskan bahwa anggaran untuk pekerjaan hotmix tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. “Dana untuk Hotmix tahun ini hanya 8 miliar, anggarannya turun dari angka pada tahun sebelumnya yang berjumlah 10 miliar,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kebutuhan anggaran untuk pemeliharaan seluruh ruas jalan di Kotamobagu sangat besar. Total ada 1.117 ruas jalan yang terdiri dari 721 ruas jalan desa dan 396 ruas jalan kota, dan dana yang dibutuhkan jauh melampaui kemampuan anggaran saat ini.
“Untuk pemeliharaan semua ruas jalan di Kota Kotamobagu, angka Rp100 miliar saja tidak cukup,” jelas Claudy. Meskipun menghadapi keterbatasan anggaran, Pemkot Kotamobagu berkomitmen melakukan perbaikan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kenyamanan dan kelancaran akses transportasi. Pemkot juga berharap dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di daerah tersebut.




