READ.ID – Pondok Pesantren Al Islam Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang unggul di bidang akademis.
Hari ini, Selasa (8/9/2026), pesantren tersebut secara resmi melepas para santri perwakilan terbaiknya untuk bersaing dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Gorontalo Tahun 2026.
Atmosfer kompetisi yang kompetitif menjadi momentum penting bagi para santri untuk mengukur kemampuan akademis mereka di tingkat daerah.
Pada gelaran OMI tahun ini, MTs Al Islam Telaga Biru menerjunkan sembilan santri terpilih yang terbagi ke dalam tiga cabang bidang studi utama.
Para peserta telah melalui tahapan seleksi dan persiapan yang matang sebelum akhirnya ditunjuk mewakili nama madrasah dan pesantren di panggung kabupaten.
Di cabang Matematika, MTs Al Islam Telaga Biru diwakili oleh Mohammad Tsaqif, Risky Anugerah Amin, dan Rifqoh Tsabita R. Nur. Sementara pada bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), amanah kompetisi berada di tangan Athifa Safarina Anwar, Riziq Bad’aman, dan Khalifa Inayah Van Gobel.
Untuk cabang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), tiga santri yang siap berjuang adalah Bintang Alfatih Mokoagow, Dzihni Arifah, serta Kurnia Ramadhani.
Kepala MTs Al Islam Telaga Biru, Abdul Azis Adam, S.Pd., mengutarakan rasa bangga dan optimisme yang mendalam atas keikutsertaan para santri dalam ajang tersebut.
Ia menilai bahwa para utusan madrasah tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa spirit dan nilai-nilai kebaikan yang diajarkan di lingkungan pesantren.
“Keikutsertaan anak-anak kita dalam ajang OMI tahun ini merupakan bukti nyata dari semangat belajar dan ketekunan mereka yang luar biasa. Saya sangat bangga melihat dedikasi dan kerja keras yang telah mereka tunjukkan selama masa persiapan,” ujar Abdul Azis dengan penuh optimisme.
Lebih lanjut, Abdul Azis menekankan pentingnya menjaga mentalitas positif, rasa percaya diri, dan sportivitas selama kompetisi berlangsung.
Menurutnya, menang atau kalah adalah hal biasa, namun pengalaman belajar dan pembentukan karakter jauh lebih berharga untuk masa depan para santri.
“Kami menyakini bahwa setiap santri memiliki potensi besar yang siap mengukir prestasi memukau. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Al Islam Gorontalo agar Allah SWT memberikan kemudahan, kelancaran, ketenangan, serta hasil yang terbaik untuk perjuangan para santri hari ini,” pungkasnya.











