READ.ID – Sebanyak 282 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gorontalo menerima bantuan bahan produksi dari Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Bantuan diserahkan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Bupati Sofyan Puhi dan sejumlah anggota DPRD Provinsi Gorontalo di Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Selasa (1/9/2026).
Tahun ini, Pemprov Gorontalo menyiapkan bantuan untuk 397 UMKM di Kabupaten Gorontalo dengan total anggaran Rp992,5 juta.
Bantuan diberikan kepada UMKM dalam empat kategori, yakni kios, warung makan, pembuat kue, dan penjual gorengan.
Gusnar mengatakan bantuan tersebut merupakan modal usaha yang diberikan dalam bentuk bahan produksi. Ia meminta penerima tidak menghabiskan bantuan untuk kebutuhan konsumsi, tetapi menggunakannya untuk mengembangkan usaha.
“Bantuan ini adalah modal usaha yang kami berikan dalam bentuk bahan produksi. Harus kita syukuri, tidak boleh dihabiskan untuk konsumsi, tapi harus dikembangkan,” tegas Gusnar.
Untuk pelaku usaha kios, bantuan yang diberikan berupa mie instan goreng dan kuah masing-masing empat dus, minyak goreng 22 liter, gula pasir 18 kilogram, dan susu kental manis 14 kaleng.
Sementara pelaku usaha warung makan menerima beras dua karung, minyak goreng 18 liter, dan gula pasir 14 kilogram.
Bagi pembuat kue, bantuan terdiri dari gula pasir 20 kilogram, susu kental manis 26 kaleng, tepung terigu 30 kilogram, dan mentega dua dus.
Sedangkan penjual gorengan menerima minyak goreng 46 liter, tepung terigu 40 kilogram, dan tepung beras 33 sak.
Gusnar menegaskan, bantuan tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang dibahas dan disepakati bersama pemerintah dan DPRD Provinsi Gorontalo.
“Tujuannya untuk memperkuat usaha dan diharapkan semakin maju dan meningkat,” pungkas Gusnar.












