Polda Gorontalo: 6 Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI Sudah Ditahan

Pelaku Pengeroyokan TNI
Suasana Petugas Kepolisian mengamankan sejumlah pelaku pengeroyokan terhadap salah satu anggota TNI di Gorontalo pada Selasa (02/2/2021). (Foto Read)

banner 468x60

READ.ID – Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono mengungkapkan, saat ini ada 6 pelaku pengeroyokan terhadap salah satu anggota TNI sudah ditahan di ruang tahanan (Rutan) Mapolda Gorontalo.

Wahyu menjelaskan, enam pelaku ini berinisial RJ, AI, MP, AK, LD dan AL. Awalnya empat pelaku diringkus oleh aparat gabungan TNI-Polri di kelurahan tenda Kecamatan Hulonthalangi Kota Gorontalo.

banner 468x60
Pengeroyokan TNI
Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono

Salah seorang pelaku diantaranya berusaha melarikan diri dengan bersembunyi di lokasi pegunungan yang berada di kelurahan Tenda. Namun petugas berhasil meringkusnya.

“Keempat pelaku berinisial RJ, AI, MP dan AK merupakan warga kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo,” ungkap Wahyu dalam keterangannya, Rabu (03/2/2021).

“Sementara dua orang lainnya yakni LD dan AL menyerahkan diri. Jadi ada enam orang yang sudah diamankan di Rutan Polda Gorontalo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” Sambungnya.

TNI Gorontalo
Suasana mobil tahanan di Mapolres Gorontalo Kota yang mengangkut sejumlah pelaku pengeroyokan terhadap TNI, yang akan dibawa menuju Polda Gorontalo, Selasa (02/2/2021) malam. (Foto read.id)

Pihak Polda Gorontalo dan Korem 133 Nani Wartabone meminta kepada para pelaku lainnya masih buron agar segera menyerahkan diri.

“Kepada pelaku pengeroyokan lainnya diharapkan dapat menyerahkan diri saja ke pihak kepolisian, karena ini masih terus dalam proses penyelidikan untuk mengungkap semua pelaku penganiayaan,” tegas Wahyu.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa pengeroyokan yang dilakukan sekitar 12 orang pelaku terhadap anggota Yonif 715 R/MTL, Pratu Miftahul Ikhsan Rambe terjadi di tempat hiburan malam, Quen Tiara Club Jalan Prof Dr Aloe Saboe, Wongkaditi, Kota Utara, Kota Gorontalo pada Senin (1/2/2021) sekitar pukul 04.15 Wita.

TNI Gorontalo
Potongan video CCTV saat para pelaku mengeroyok anggota TNI, Pratu Miftahul Ikhsan Rambe di hlaman parkir Quen Tiara Club, Wongkaditi, Kota Utara, Kota Gorontalo.

Adegan pemukulan pada anggota TNI di Gorontalo itu sempat terekam kamera CCTV di sekitar bangunan setempat. Video dari pemukulan itu kini sudah beredar di sejumlah media sosial. Saat insiden pemukulan, Miftahul sempat bersama dengan temannya Sertu Tirta.

Dari informasi yang dihimpun Read.id, Kejadian pemukulan berawal pada Senin (01/2/2021) sekitar pukul 04.00 Wita, ketika itu Sertu Tirta dan Pratu Miftahul Ikhsan terjadi adu mulut dengan Rinto.

Saat Sertu Tirta dan Pratus Miftahul keluar dari Queen Tiara, mereka diikuti oleh Rinto dan para teman-temannya di halaman parkir Quen Tiara Club. Beberapa saat kemudian, pengeroyokan itu pun terjadi.

Beruntung Sertu Tirta sempat menghindar dan melarikan diri, karena dikejar menggunakan senjata tajam oleh pelaku.

Namun, berbeda dengan Pratu Miftahul. Dalam video CCTV yang beredar, dirinya dipukul secara brutal oleh para pelaku.

Akibatnya, korban mengalami babak belur dan saat ini masih menajalani perawatan di rumah sakit Aloei Saboe, Kota Gorontalo.

(Wahyono/RL/Read)

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60