Sinergi UNG dan Pemprov, Dinas Perpustakaan Gorontalo Resmi Adopsi Aplikasi ‘LibQual Analyzer System v1.0’

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Implementasi nyata dari kolaborasi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah daerah kembali terwujud. Bertempat di Kantor , dilaksanakan serah terima sekaligus demonstrasi perangkat lunak inovatif .

Produk berbasis teknologi tepat guna ini merupakan hasil hilirisasi riset dari Laboratorium Simulasi dan Komputasi, Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, (UNG), Selasa (07/07/2026).

Aplikasi yang dikembangkan oleh Nurfaisal Harun, S.T., M.T., selaku Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Ahli Pertama, bersama Dosen Teknik Industri UNG, Idham H. Lahay, S.T., M.Sc., IPM., ini juga telah resmi terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kementerian Hukum untuk jenis Pemrograman Komputer.

Berangkat dari Efisiensi Riset Laboratorium

Pengembangan aplikasi ini merupakan respons atas kebutuhan riil mahasiswa di laboratorium. Dalam metodologi penelitian berbasis kuesioner, mahasiswa seringkali menghadapi tantangan pada fasekrusial, yaitu pilot test menggunakan 30 sampel pertama untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen pertanyaan sebelum pengambilan data inti dilakukan.

“Secara akademik, fase pengujian instrumen ini wajib dilewati untuk memastikan alat ukur penelitianbenar-benar valid secara statistik. Namun, proses kalkulasi manual yang cukup rumit sering kali memperpanjang durasi penyelesaian riset mahasiswa,” jelas Nurfaisal.

Melalui peran fungsionalnya di laboratorium, Nurfaisal merancang LibQual Analyzer sebagai solusi praktis untuk memotong kerumitan prosedur tersebut. Dengan sistem otomasi pengolahan data primer ini, mahasiswa kini dapat melewati fase uji instrumen secara lebih cepat, presisi, dan terukur.

Refleksi Tugas Profesional Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP)

Langkah pengembangan inovasi ini sejalan dengan amanat Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PERMENPANRB) Nomor 7 Tahun 2019 tentang Jabatan Fungsional Pranata Laboratorium Pendidikan. Di dalam regulasi tersebut, fungsional PLP dituntut untuk aktif dalam Sub-Unsur Pengembangan Profesi.

Sistem LibQual Analyzer ini memenuhi kriteria Poin III.D dalam regulasi tersebut, yakni mengenai Penemuan Teknologi Tepat Guna di Bidang Pengelolaan Laboratorium. Inovasi perangkat lunak berbasis spread sheet cerdas ini dirancang untuk mengotomasi pemisahan dimensi kualitas layanan berdasarkan parameter standar statistik parametrik, sehingga menjadi alat dukung keputusan (decision support) yang objektif di tingkat laboratorium.
Pasca-perolehan sertifikat HKI, tantangan berikutnya adalah memastikan bahwa produk laboratorium ini dapat memberikan kemanfaatan yang lebih luas di luar lingkungan kampus. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi nyata civitas akademika dalam mendukung pemenuhan Indikator Kinerja Utama (IKU-5) Universitas terkait pemanfaatan hasil riset dan inovasi oleh masyarakat atau instansi pemerintah.

Kebutuhan tersebut menemui momentumnya ketika Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi memerlukan instrumen evaluasi yang dinamis untuk mengukur indeks kepuasan pelayanan mereka. Berdasarkan regulasi pelayanan publik, setiap instansi penyedia layanan kearsipan dan perpustakaan daerah diwajibkan melakukan penjaminan mutu dan melaporkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) secara berkala kepada Gubernur, Ombudsman RI perwakilan daerah, serta sebagai pemenuhan borang Akreditasi Perpustakaan.

Merespons kebutuhan spesifik dan regulasi ketat yang dihadapi mitra daerah tersebut, Nurfaisal kemudian melakukan pengembangan lebih lanjut pada sistem ini dengan menyisipkan fitur kalkulasi Customer Satisfaction Index (CSI). Integrasi metodologi ilmiah ke dalam aplikasi ini memberikan landasan akademis yang kuat dan akuntabel bagi dinas dalam mempertanggungjawabkan hasil evaluasi layanan kepada pemangku kepentingan.

Melalui penandatangananPerjanjian Kerja Sama (PKS) dan Implementation Arrangement (IA) yang dilakukan oleh pihak Fakultas Teknik dan Program Studi S1 Teknik Industri UNG, aplikasi versi pengembangan (v1.0) ini kini resmi diadopsi sebagai alat bantu operasional dinas.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo menyampaikan bahwa kehadiran aplikasi ini sangat membantu staf di lapangan. Struktur formula dan algoritma otomatisasi yang tertanam di dalam sistem dinilai mampu mereduksi potensi kesalahan input serta menyajikan data kepuasan masyarakat secara instan untuk keperluan standarisasi, pelaporan berkala, hingga akreditasi kelembagaan.

Keberhasilan serah terima ini menegaskan kembali fungsi penting laboratorium perguruan tinggi sebagai pusat penemuan solusi yang aplikatif bagi pembangunan daerah, sekaligus membuktikan bahwa sinergi antara tenaga kependidikan, dosen, dan mitra eksternal mampu melahirkan produk inovasi yang berdaya guna tinggi.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60