TanggalApril 13, 2021

Viral Kakek Asal Gorontalo Hidup Sebatang Kara di Bali, Begini Respon Gubernur Rusli

Kakek Gorontalo

READ.ID – Beredar video viral di media sosial dimana Seorang kakek bernama Jhon Katili asal Gorontalo yang hidup sebatang kara di Provinsi Bali.

Kakek berusia 62 tahun itu diketahui sedang sakit di Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembarana, Bali. Jhon Katili menderita TBC dan saat ini hanya ditampung warga komunitas muslim Bali di salah satu Musollah dengan kondisi yang memprihatinkan.

Sebelumnya, kondisi kakek Jhon di viralkan di media sosial oleh pengurus Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) di Bali.

Berikut Video viral kakek Jhon dalam kondisi sakit Meminta bantuan:

Ketua KKIG Bali Abdullah Muhammad menjelaskan, John Katili diketahui sudah 20 tahun merantau di Bali. Dulu, John bekerja dengan orang Bali namun karena orang tempat ia bekerja sudah meninggal maka kondisinya sebatang kara. Anaknya saat ini sedang merantau di pulau Kalimantan.

“Beliau ini sudah sakit-sakitan pak, nah orang Bali itu takut kalau seandainya meninggal di tempat mereka. Di sini orang meninggal biaya pemakamannya cukup besar. Maka dicarilah komunitas muslim yang mau merawat bapak ini,” kata Abdullah.

Beruntung ada komunitas muslim di Kabupaten Jembrana yang mau menerima. Mushollah Baiturrahman mau menampung dengan kondisi seadanya. Emperan mushollah hanya diberi sekat trpileks dan ada satu kasur sebagai tempat John Katili berbaring.

“Waktu kita rapat itu mereka mau menampung pak, tapi dengan catatan tidak ada orang yang merawat. Beruntung ada ibu Masruroh warga desa sini yang menawarkan diri merawat. Kondisi sangat memprihatinkan pak,” imbuh Abdullah.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang mendapat kabar warganya yang hidup memprihatinkan membuat dirinya langsung menghubungi pengurus KKIG di Bali pada Kamis (04/3/2021).

“Jadi hari ini saya sudah perintahkan humas saya melalui Dinas Kominfo dan Dinas Sosial untuk mencari tahu siapa keluarga Pak John di Gorontalo yang mau menampung. Terkait dengan pemulangan dan pengobatannya selama di Gorontalo akan kami tanggung, terpenting ada keluarganya yang mau menerima di sini,” Kata Gubernur Rusli.

Kata Rusli, rupanya John Katili memiliki enam orang saudara, lima sudah meninggal tersisa adiknya Siti Katili yang berdomisili di Kelurahan Pilolodaa, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo.

Hasil turun lapangan dinas terkait menemukan bahwa Siti Katili adiknya juga sudah dalam kondisi sakit stroke dan tidak memungkinkan menampung dan merawat John jika dipulangkan ke Gorontalo.

Keluarganya yang lain yakni Nurmala Katili, sepupu Jhon bersedia menampung dan merawat. Nur Katili berdomisili di Kelurahan Bongohulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Pihaknya sudah menyiapkan kamar khusus untuk menampung sepupunya itu.

“Saya bilang ke staf saya, segera hubungi keluarganya kira kira bagaimana caranya pak John bisa dirawat. Untuk pemulangan dan perawatan kesehatan insyaallah kita tanggung lewat APBD. Saya sangat prihatin dan sangat perhatian dengan kondisi beliau,” imbuh Rusli.

Gubernur Rusli juga menyampaikan terima kasih dan aprisesiasi kepada KKIG Bali yang sudah peduli dan menyebarluaskan informasi di media sosial hingga menjadi viral. Bagi Rusli, ini merupakan contoh positif bagaimana media sosial seharusnya digunakan untuk berbagi kebaikan dan tolong menolong.

(Read/Pemprov)