READ.ID – Proses pembangunan Kantor Bupati Pohuwato resmi dimulai setelah ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, bersama unsur Lembaga Adat Pohuwato, Selasa (09/06/2026).
Prosesi peletakan batu pertama tersebut dilaksanakan bersama Kadhi Pohuwato, Ust. Syaiful Sabu, Hakimu Pohuwato, Ust. Wisno Pakaya, Bate Lo Pohuwato, Asmad N. Tuna, serta Wuu Pohuwato, Raman Pakilie. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian prosesi adat Gorontalo yang mengiringi dimulainya pembangunan kantor pemerintahan tersebut.
Rangkaian adat diawali sejak pagi hari sekitar pukul 06.00 WITA dengan pelaksanaan ritual Lo Duoto, sebagai tahapan adat sebelum dimulainya pekerjaan pembangunan. Selanjutnya, pada pukul 09.00 WITA dilaksanakan prosesi Lomayango atau peletakan batu pertama sebagai simbol resmi dimulainya pembangunan Kantor Bupati Pohuwato.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pohuwato, Zulkifli Umar, Kabag Kesra Nakir Ismail, Kabag Umum Ramayani Nento, Camat Marisa Usman Bay, unsur Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta pihak kontraktor pelaksana, PT Cipta Adhi Guna.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Iwan S. Adam menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur lembaga adat yang telah mengambil bagian dalam prosesi tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh lembaga adat yang telah melaksanakan prosesi adat sebagai bentuk doa dan harapan agar pembangunan ini berjalan lancar. Demikian pula kepada pihak kontraktor dan konsultan yang hadir dan siap melaksanakan pekerjaan ini,”ungkapnya
Ia berharap pembangunan Kantor Bupati Pohuwato dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan, yakni selama 217 hari kalender. Menurutnya, kualitas pekerjaan harus menjadi perhatian utama karena akan menentukan ketahanan dan keberlangsungan bangunan dalam jangka panjang.
“Kami berharap pekerjaan ini dapat selesai tepat waktu dan dilaksanakan dengan kualitas yang baik. Hasil pekerjaan yang baik tentu akan berpengaruh pada mutu bangunan yang nantinya menjadi pusat pelayanan pemerintahan daerah,”tuturnya
Pada kesempatan itu, Iwan juga menjelaskan bahwa Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, sejatinya telah memastikan kehadirannya dalam kegiatan peletakan batu pertama tersebut. Bahkan sehari sebelumnya, Bupati bersama dirinya telah meninjau langsung lokasi pembangunan guna memastikan seluruh persiapan berjalan dengan baik.
“Beliau sudah meninjau langsung lokasi kemarin. Namun pada waktu yang bersamaan hari ini, ada agenda penting yang harus dihadiri sehingga saya diberi mandat untuk mewakili beliau melakukan peletakan batu pertama,” terangnya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati mengingatkan pihak pelaksana agar mengedepankan kualitas pekerjaan serta tetap berpedoman pada desain dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Menurutnya, Kantor Bupati Pohuwato nantinya tidak hanya berfungsi sebagai pusat administrasi pemerintahan, tetapi juga menjadi simbol daerah yang akan banyak dikunjungi masyarakat maupun tamu dari luar daerah.
“Bangunan ini adalah simbol Kabupaten Pohuwato. Karena itu, kami berharap pekerjaan dilaksanakan sesuai perencanaan, sesuai denah bangunan, dan memenuhi standar yang telah ditentukan sehingga hasilnya dapat dibanggakan oleh masyarakat,”imbuhnya
Iwan menambahkan, kehadiran kantor bupati yang representatif telah lama dinantikan masyarakat. Saat ini, aktivitas pemerintahan masih dilaksanakan di kantor bersama, sehingga keberadaan kantor bupati yang definitif diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan.
“Harapan kita bersama, ketika pembangunan ini selesai pada akhir tahun nanti, kantor ini dapat segera ditempati dan dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Insyaallah kita berdoa semoga seluruh proses pembangunan berjalan lancar dan tidak menemui kendala yang berarti,” pungkasnya.












