Waspada DBD, Dinkes Kotamobagu Imbau Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan

KOTAMOBAGU, READ.ID – Masyarakat Kotamobagu Diimbau untuk mewaspadai penyeberangan wabah Dema Berdarah Dengue (DBD).

Jika dibandingkan dengan tahun 2021, jumlah kasus DBD di tahun ini meningkat.

“Angka DBD di Kotamobagu dari tahun 2021 hanya 68 kasus, namun pada tahun 2022 ini meningkat mencapai angka 112 kasus, dan paling banyak berada pada bulan Agustus ini di tahun 2022,” kata Kepala Bidang Kesmas D2P Dinkes, Kotamobagu, Linda Wati Hasan, kemarin.

Ia pun mengingatkan kepada masyarakat Kotamobagu untuk selalu menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitarnya agar tidak menjadi sarang nyamuk penyebab penyakit DBD.

Menurutnya, masyarakat jangan hanya bergantung kepada fogging semata. Namun, kebersihan lingkungan dan rumah yang paling utama.

“Karena fogging itu hanya sebatas memutus rantai penularan demam berdarah, yakni dengan melemahkan nyamuk dewasa bukan untuk membunuh jentik nyamuk,” terangnya.

“Kta harus melihat dan segera membersihkan tempat-tempat yang biasanya menjadi perkembangbiakan jentik-jentik nyamuk, seperti di toilet, di selah rumah, kemudian di setiap genangan air yang ada di halaman rumah.

Meski demikian Linda menambahkan, kalau fogging itu akan tetap dilakukan, namun sebelumnya harus terlebih dahulu melakukan (PSN) atau pemberantasan sarang nyamuk.

“Percuma di fogging kalau kebersihan tidak dijaga karena jentik juga bisa menjadi nyamuk demam berdarah,” pungkasnya.(*)

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60