READ.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, terus berupaya mendororong transformasi ekonomi daerah berbasis digital. Hal tersebut ditandai dengan dibukanya kegiatan sosialisasi, edukasi, dan akusisi pembayaran pajak dan retribusi non tunai oleh Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, Kamis 23/04/2026.
Kegiatan yang digelar oleh Bank Indonesia di Gedung Gerbang Emas tersebut mengangkat tema “Mendorong Digitalisasi Transaksi untuk Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan”, serta dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Kepala Badan Keuangan Daerah, Meylan Tongkodu.
Dalam sambutannya, Bupati Thariq menegaskan bahwa digitalisasi sistem pembayaran merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia menilai, penerapan transaksi non tunai tidak hanya memberikan kemudahan, tetapi juga meningkatkan transparansi serta efisiensi dalam pengelolaan keuangan.
“Digitalisasi adalah langkah strategis untuk memperkuat ekonomi daerah. Dengan sistem pembayaran non tunai, kita menciptakan ekosistem yang lebih modern, transparan, dan inklusif bagi seluruh pelaku UMKM,” ujar Thariq.
Kegiatan ini turut menghadirkan sesi edukasi penggunaan kanal pembayaran digital, seperti QRIS dan berbagai platform perbankan, yang dirancang untuk mempermudah pelaku UMKM dalam memenuhi kewajiban pajak dan retribusi daerah.
Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi Setda Gorontalo Utara, Mohammad Fader Zubedi, menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat. Ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi agar pelaku UMKM tidak tertinggal dalam arus transformasi digital.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap pelaku UMKM semakin memahami dan mampu mengimplementasikan sistem pembayaran non tunai, sehingga dapat berkontribusi dalam mewujudkan ekonomi daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing,” pungkasnya.












