Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat, dan menetapkan tiga desa di wilayah Kotamobagu Timur sebagai Desa Cantik, yakni Desa Moyag, Desa Moyag Tampoan, dan Desa Moyag Todulan.

Dalam sambutannya, Rendy menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa dan masyarakat yang telah dipercaya menjadi bagian dari program nasional yang diinisiasi Badan Pusat Statistik (BPS) tersebut.

Ia menegaskan bahwa program Desa Cantik menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas aparatur desa dalam mengelola data statistik sebagai dasar perencanaan pembangunan.

“Dengan adanya kemampuan aparatur pemerintah desa dalam memahami, mengelola, dan memanfaatkan data statistik, maka pelaksanaan berbagai program pembangunan akan lebih tepat sasaran,” ujar Rendy.

Menurutnya, ketersediaan data yang akurat dan mutakhir menjadi kunci penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan di tingkat desa.

Rendy juga meminta seluruh perangkat daerah dan pemerintah kecamatan untuk memberikan dukungan penuh serta bersinergi dengan BPS Kota Kotamobagu dalam memperkuat sistem data desa.

“Kepada camat dan seluruh perangkat daerah terkait, saya instruksikan untuk mendukung penuh dan bersinergi dengan BPS demi penguatan tata kelola data desa,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Kotamobagu berkomitmen untuk terus hadir dan mendukung setiap program pembangunan desa yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Kota Kotamobagu siap hadir dan mendukung setiap inisiatif yang membawa dampak positif bagi masyarakat,” tutupnya.