READ.ID – Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang bagi petani dan nelayan, tetapi juga membawa manfaat besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Gorontalo.
Pemerintah Provinsi Gorontalo mencatat selama lima hari pelaksanaan, transaksi UMKM mencapai Rp1,157 miliar.
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mengatakan tingginya nilai transaksi tersebut menunjukkan produk-produk UMKM lokal mendapat sambutan baik dari para peserta dan pengunjung PENAS.
Selain transaksi UMKM, total perputaran uang selama penyelenggaraan PENAS XVII mencapai sekitar Rp22,037 miliar dari berbagai sektor.
“Selama periode 5 hari selama PENAS, ini ada kurang lebih Rp1,157 Miliar. Ini totalnya Rp22,037 miliar,” jelas Gusnar dalam konferensi pers di Aula Rumah Dinas Gubernur, Sabtu (27/06/2026).
Gusnar menilai hasil tersebut membuktikan bahwa kegiatan berskala nasional seperti PENAS mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Ia juga berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen terus mendukung perkembangan UMKM karena sektor ini menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat.












