ADVERTORIAL – Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib bersama Ketua TP PKK Kota Kotamobagu Rindah Gaib Mokoginta dan Wakil Ketua TP PKK Kota Kotamobagu Resty A. Mangkat Somba menyambut Tim Penilai Lomba PKK Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026 di Aula Dinas Pendidikan Kotamobagu, Selasa, 8 September 2026.
Kehadiran Tim Penilai yang dipimpin Sekretaris I TP PKK Provinsi Sulawesi Utara Sherly Mewengkang Najoan tersebut menjadi bagian dari tahapan penilaian terhadap pelaksanaan program PKK di Kota Kotamobagu.
Usai kegiatan penyambutan, Tim Penilai bersama jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu dan TP PKK melakukan kunjungan ke lima wilayah yang menjadi perwakilan Kota Kotamobagu dalam lomba tingkat provinsi.
Kelima wilayah tersebut yakni Kelurahan Mogolaing, Desa Moyag, Kelurahan Gogagoman, Desa Bungko dan Desa Kopandakan Satu.

Ketua TP PKK Kota Kotamobagu Rindah Gaib Mokoginta mengatakan, kehadiran Tim Penilai tidak hanya dimaknai sebagai bagian dari kompetisi, tetapi juga sebagai momentum evaluasi terhadap pelaksanaan Gerakan PKK di Kota Kotamobagu.
“Saya atas nama pengurus dan seluruh kader PKK Kota Kotamobagu menyampaikan selamat datang kepada Ketua beserta seluruh Tim Penilai Lomba PKK Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026,” ujar Rindah.
Menurut Rindah, proses penilaian menjadi kesempatan untuk melihat kembali berbagai program yang telah dilaksanakan, capaian yang telah diraih, serta hal-hal yang masih perlu diperbaiki.
“Bagi kami, penilaian Lomba PKK Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026 ini merupakan momentum untuk melihat apa yang sudah kami kerjakan, apa yang telah berhasil dicapai, dan apa yang masih perlu diperbaiki,” katanya.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan berbagai program PKK di Kota Kotamobagu.
Namun, menurutnya, kekurangan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran dan evaluasi untuk mendorong perbaikan secara berkelanjutan.
“Kekurangan bukan menjadi alasan untuk berhenti. Justru melalui evaluasi dan masukan inilah kita dapat terus belajar dan melakukan perbaikan,” ujarnya.
Sementara itu, Weny Gaib mengatakan TP PKK memiliki posisi penting sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga dan masyarakat.
“Tim Penggerak PKK merupakan mitra strategis Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat. PKK bukan hanya tentang kegiatan organisasi, tetapi merupakan gerakan yang tumbuh dari keluarga, oleh keluarga, dan untuk keluarga,” kata Weny.
Ia menilai keberadaan kader PKK di tengah masyarakat memiliki peran penting dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK, sekaligus menjadi penggerak, motivator dan mitra pemerintah daerah.

Karena itu, Weny berharap pelaksanaan Lomba PKK Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026 tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi.
“Maka, saya berharap Lomba PKK Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026 ini tidak hanya dimaknai sebagai kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga sebagai sarana evaluasi, pembelajaran, dan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas program serta kinerja Gerakan PKK di Kota Kotamobagu,” ujarnya.
Menurut Weny, penilaian tersebut juga penting untuk melihat sejauh mana berbagai program yang telah dilaksanakan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia berharap program dan kegiatan PKK yang telah berjalan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, bukan hanya selama mengikuti perlombaan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu Sofyan Mokoginta, para asisten, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu serta jajaran pengurus dan kader PKK se-Kota Kotamobagu. (ADV)











