READ.ID — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sukses merealisasikan program kerja inti mereka dengan meluncurkan website pembelajaran interaktif di Desa Tinelo, Kabupaten Gorontalo.
Inovasi berbasis digital ini dirancang khusus untuk memperkuat edukasi masyarakat terkait bahaya narkoba dan pencegahan stunting.
Peluncuran platform digital ini digagas berdasarkan kondisi objektif wilayah setempat. Guna mengatasi keterbatasan latar belakang keilmuan tim Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang berlatar teknik, para mahasiswa merangkul pihak berwenang seperti Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memberikan materi yang presisi dan kredibel.
Dosen Pembimbing Lapangan, Ir. Abdul Rahman Ismail, S.Kom., M.Kom., menegaskan alasan penyesuaian fokus program kerja ini di lapangan.
“Tema awal dari kampus mencakup ketahanan pangan, stunting, dan narkoba. Namun, setelah melihat kondisi geografis Desa Tinelo dan berdiskusi dengan Kepala Desa, kami sepakat fokus pada stunting dan narkoba. Mengingat Kabupaten Gorontalo merupakan kabupaten tertinggi kategori stunting di Provinsi Gorontalo, pencegahan dari perguruan tinggi harus membawa manfaat nyata yang bertahan bahkan setelah mahasiswa selesai bertugas,” ujar Ir. Abdul Rahman Ismail.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif Pemerintah Desa Tinelo, Karang Taruna, dan pihak BNN dalam menyukseskan kegiatan ini.
“Kami dari Universitas Negeri Gorontalo, khususnya para DPL saya bersama Pak Ir. Zainudin Sidik, S.Si., M.Kom. dan Ibu Sarinah Pakpahan, M.T. mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Desa dan Karang Taruna. Karena latar belakang kami dari bidang teknik, kami meminta mahasiswa menghadirkan pemateri ahli dari BNN agar edukasi stunting dan narkoba benar-benar tepat sasaran,” tambahnya.
Website pembelajaran yang dikembangkan oleh mahasiswa KKN Tematik ini memuat berbagai fitur edukatif yang fleksibel dan dapat diakses publik, antara lain terdapat materi audio-visual mengenai pola hidup sehat, pencegahan stunting, dan pencegahan bahaya narkoba. Kemudian menjadi sarana menguji pemahaman warga setelah mempelajari materi. Platform ini dirancang agar dapat terus diperbarui (update) sesuai kebutuhan materi tambahan di masa mendatang.
Bersamaan dengan peluncuran website, digelar pula sesi pelatihan penggunaan platform yang ditujukan bagi perangkat desa, pemuda Karang Taruna, dan perwakilan masyarakat Desa Tinelo. Pelatihan ini bertujuan agar pengelolaan platform digital tersebut dapat dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat setempat.











