Peringatan Keluarga Nasional, Thariq Modangu: “Jangan Biarkan Gawai Menggantikan Peran Orang Tua”

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

READ.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara menggelar Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional () ke-33 Tahun 2026 pada Selasa 07/07/2026, di halaman Kantor Bupati Gorontalo Utara.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, dan diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Peringatan HARGANAS menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam membangun keluarga yang berkualitas, tangguh, dan sejahtera sebagai fondasi utama pembangunan daerah maupun nasional.

Dalam amanatnya, Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menegaskan bahwa Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi lahirnya generasi yang tangguh, aman, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Ia mengatakan, dunia saat ini berada pada era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity), yang ditandai dengan perubahan yang cepat, ketidakpastian, serta perkembangan teknologi digital yang memengaruhi kehidupan keluarga. Karena itu, menurutnya, ketangguhan keluarga menjadi kebutuhan mendesak dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Thariq mengingatkan bahwa bonus demografi yang dimiliki Indonesia hanya akan menjadi peluang apabila diiringi dengan peningkatan kualitas SDM. Untuk itu, ia mengajak seluruh keluarga memperkuat tiga pilar utama, yakni kesehatan melalui pencegahan stunting dan pemenuhan gizi, pembentukan karakter, serta ketahanan mental anak sejak dini.

Menurutnya, rumah harus menjadi tempat pertama menanamkan nilai integritas, kejujuran, kedisiplinan, serta membangun anak yang adaptif, mampu berkolaborasi, dan memiliki daya tahan menghadapi berbagai tantangan. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM tidak dimulai dari sekolah atau dunia kerja, melainkan dari keluarga.

Pada akhir amanatnya, Thariq memberikan pesan khusus kepada para ayah agar tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga hadir secara emosional dalam pengasuhan anak. Ia mengingatkan agar penggunaan gawai tidak menggantikan peran orang tua dalam keluarga, serta mengajak para ayah meluangkan waktu berdialog, memeluk anak, dan membatasi screen time agar anak tumbuh menjadi generasi yang berkarakter dan tangguh.

Baca berita kami lainnya di

banner 468x60